Perkumpulan Pembudi daya Ikan Keramba Jaring Apung (PPIK) di kawasan Wisata Kampung Kerapu, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo, Jawa Timur, mulai menikmati hasil panen budi daya lobster dan kerapu bantuan dari PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Situbondo.

Ketua PPIK Situbondo, Hartoyo mengemukakan PT PLN (Persero) UP3 Situbondo pada akhir 2020 memberikan bantuan uang tunai untuk benih lobster, kakap putih, kerapu lewat program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) ke kelompok pembudidaya keramba jaring apung.

"Bantuan uang tunai dari PLN yang kami terima senilai Rp67.250.000, selain itu kami juga memperoleh pelatihan dan restocking benih lobster," katanya di Situbondo, Senin.

Tahun ini, katanya,  para pembudidaya di kelompoknya itu sudah mulai menikmati panen lobster perdana pada Februari 2021 sebanyak 60 kilogram, dan panen kedua di pada April 2021 dengan hasil 50 kg, dan panen ketiga di Mei 2021 sebanyak 70 kilogram.

"Ikan kakap putih dan kerapu tikus belum waktunya dipanen. Akhir bulan ini, kemungkinan besar sudah masuk masa panen. Hingga saat ini, kami sudah menuai hasil panen bantuan benih tersebut. Alhamdulillah kami mampu bertahan di tengah pandemi, berkat bantuan program CSR PT PLN (Persero) UP3 Situbondo," tuturnya.

Hartoyo menambahkan, bantuan dari PT PLN UP3 dinilai sangat membantu bagi petani keramba ikan jaring apung, karena mereka sangat terdampak akibat pandemi.

"Sejak CSR tersebut digelontorkan, para pembudidaya di kawasan wisata Kampung Kerapu mulai bersemangat, awalnya lesu di awal pandemi, sekarang teman-teman sudah mulai bangkit kembali," tuturnya. (*)

Pewarta: Novi Husdinariyanto

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021