Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sidoarjo melibatkan sebanyak 20 orang tenaga untuk melakukan verifikasi administrasi terhadap bakal calon perseorangan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah di kabupaten setempat.

Miftakul Rohma selaku Komisioner KPU Divisi Teknis, Rabu, menjelaskan, petugas tersebut melakukan verifikasi terhadap 92.141 berkas di 349 desa di Sidoarjo.

"Targetnya pada tanggal 25 Maret akan selesai sesuai dengan tahapan pelaksanaan," katanya di Sidoarjo.

Ia menjelaskan, petugas itu bekerja di aula kantor KPU Kabupaten Sidoarjo yang berada di lantai dua.

"Mereka mencocokkan dan melakukan verifikasi administrasi terhadap berkas yang ada. Mereka bekerja sesuai dengan jam kerja," katanya.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengingatkan tiga hal kepada anggota KPU Kabupaten Sidoarjo yakni transparan, profesional dan integritas menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) di kabupaten setempat.

"Yang pertama transparan yaitu mempersilahkan kepada siapa saja yang berkepentingan untuk melihat kerja KPU, termasuk di dalamnya ada bawaslu," katanya saat melakukan peninjauan ke kantor KPU Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Ia mengatakan, jangan ada yang ditutup-tutupi selama menjalankan tugas, termasuk pada saat ini sedang melaksanakan verifikasi administrasi berkas bakal calon Bupati Sidoarjo.

"Saya sudah tanyakan kepada petugas tentang target mereka, seperti apa. Harus transparan, persilakan mereka yang berkepentingan melihat kerja KPU," katanya.

Kemudian pesan yang kedua, kata dia, yaitu profesional dimana petugas yang melakukan verifikasi itu memahami apa yang dikerjakan dan juga tindakan apa yang harus dilakukan.

"Sedangkan yang ketiga yaitu integritas yang artinya kalau memang verifikasi itu dinyatakan memenuhi syarat, ya katakan memenuhi syarat. Tetapi kalau tidak memenuhi syarat ya katakan tidak," katanya.

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020