Kepolisian Resor Lumajang memperketat penjagaan semua pos polisi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pascaledakan bom bunuh diri di pos pengamanan Lebaran 2019 Polres Sukoharjo di pertigaan Tugu Tani Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, pada Senin (3/6) malam.

"Menindaklanjuti atas kejadian di Sukoharjo semalam, saya perintahkan anggota agar lebih memperketat pengamanan mako, pos pengamanan, dan juga pos pelayanan Lebaran di Kabupaten Lumajang," kata Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban di Lumajang, Selasa.

Ia menginstruksikan kepada anggotanya yang berada di lapangan, agar lebih berhati-hati dan mencurigai setiap gerak gerik orang yang tak dikenal di sekitar mereka dan selalu waspada.

"Setiap personel yang jaga agar selalu waspada dan peka seperti insting rasa curiga serta ingin tahu terhadap orang yang mendekat ke kantor dan pos-pos polisi," ucap pria yang memiliki lambang dua melati di pundak itu.

Arsal juga meminta agar pergerakan anggota dalam melakukan pemantauan atau pengamanan di lapangan dilakukan dua orang atau lebih, sehingga tidak sendirian.

"Bagi anggota yang berada di lapangan, agar selalu dilaksanakan dengan 'buddy system', agar dapat saling menjaga rekan nya satu sama lain baik yang melaksanakan pengaturan lalu lintas, pengamanan, pengawalan maupun kegiatan di lapangan yang lain," katanya.

Ia mengimbau seluruh anggotanya untuk mengawali kegiatan dengan berdoa karena hal tersebut yang paling penting dan Tuhan Yang Maha Esa selalu bersama orang-orang yang berbuat kebajikan.

"Sejauh ini situasi dan kondisi di Lumajang cukup kondusif, namun kami tetap harus waspada dan siaga terhadap hal-hal yang tidak diinginkan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah," ujarnya.

Sebelumnya, sebuah bom bunuh diri meledak di pos pengamanan (Pospam) Lebaran 2019 di Tugu Kartasura milik Polres Sukoharjo, Senin (3/6) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Bom bunuh diri meledak di depan pos pengamanan yang terletak di persimpangan di simpang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

Pewarta: Zumrotun Solichah

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019