Malang (Antaranews Jatim) - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memberikan penghargaan Anubhawa Sasana kepada 112 desa atau kelurahan sadar hukum di wilayah Jawa Timur yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly mengatakan bawha untuk mendapatkan predikat sebagai desa atau kelurahan yang sadar hukum tidaklah mudah. Ada beberapa kriteria dan persyaratan yang sangat ketat dan harus dipenuhi.

"Setiap desa atau kelurahan binaan yang dikukuhkan menjadi desa sadar hukum, harus memenuhi empat dimensi yang ditetapkan," kata Yasonna, dalam sambutannya pada Peresmian dan Pemberian Penghargaan Anubhawa Sasana, di Balai Kota Malang, Rabu.

Yasonna menambahkan, beberapa kriteria yang ditetapkan untuk memenuhi ketentuan desa atau kelurahan sadaar hukum tersebut antara lain adalah, dimensi akses informasi hukum, dimensi implementasi hukum, dimensi akses keadilan, dan dimensi demokrasi dan regulasi.

Tercatat, dari total 112 penerima penghargaan tersebut terbagi dari 74 desa, dan 38 kelurahan. Kabupaten Trenggalek merupakan penerima penghargaan terbanyak dengan total sebanyak 28 desa dan satu kelurahaan sadar hukum. Sementara Kota Malang, mendapatkan 25 penghargaan, dari total 57 kelurahan yang ada.

Peningkatan kesadaran hukum masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, lanjut Yasonna, merupakan bagian penting yang tidak bisa dipsahkan dalam kehidupan bernegara. Pihaknya mengapresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah yang telah berhasil menerima penghargaan tersebut.

"Bagi yang telah menerima penghargaan desa sadar hukum saya apresiasi yang setinggi-tingginya. Namun, yang paling penting adalah untuk mempertahankan, dan ditingkatkan supaya masyarakat kita bisa benar-benar taat pada aturan hukum yang ada," kata Yasonna.

Tercatat, dari 112 penghargaan yang diberikan kepada desa atau kelurahan tersebut berasal dari 25 kabupaten kota. Kabupaten kota tersebut diantaranya adalah Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bojonegoro, Kota Surabaya, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Pasuruan, Kota Batu, dan lainnya.(*)

Pewarta: Vicki Febrianto

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018