Sumenep (Antara Jatim) - Pengurus Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi) Madura Raya, Jawa Timur, mengggagas program percontohan desa wisata, masing-masing satu desa di empat kabupaten di Pulau Madura.

Ketua Asidewi Madura Raya, Fadel Abu Aufa, Minggu, menjelaskan, pihaknya akan memetakan dan menginventarisasi desa di masing-masing kabupaten di Pulau Madura yang berpotensi menjadi desa wisata.

"Nantinya, satu desa di masing-masing kabupaten itu akan dibina secara khusus oleh kami sebagai program percontohan desa wisata," ujarnya di Sumenep.

Sejak Sabtu (13/11) sore hingga Minggu ini, pengurus dan anggota Asidewi Madura Raya menggelar rapat koordinasi (rakor) di Pantai Sembilan, Pulau Giligenting, Kabupaten Sumenep.

Agenda rapat koordinasi itu di antaranya menyusun program kerja Asidewi Madura Raya dan persiapan pembentukan pengurus Asidewi di empat kabupaten di Madura.

"Selain program percontohan satu desa wisata di masing-masing kabupaten di Madura, kami juga akan memfasilitasi terbentuknya pemandu wisata lokal di semua destinasi wisata di Pulau Madura," kata Fadel, menerangkan.

Selama ini, pemandu wisata lokal hanya terdapat di destinasi wisata yang dikelola secara resmi oleh pemerintah daerah.

Sementara untuk objek wisata di Madura yang belum dikelola oleh pemerintah daerah, biasanya tidak ada pemandu wisatanya.

Padahal, objek wisata yang belum dikelola oleh pemerintah daerah itu juga ramai dikunjungi para wisatawan, di antaranya Pantai Sembilan Sumenep.

"Kami tentunya akan bersinergi dengan pihak terkait di pemerintah daerah, utamanya perangkat desa dan warga desa dalam merealisasikan program kerja kami," ujarnya.

Fadel juga mengemukakan, pihaknya sengaja menjadikan Pantai Sembilan Sumenep sebagai lokasi rakor pertama Asidewi Madura Raya sebagai bentuk apresiasi kepada perangkat desa setempat yang memiliki kepedulian dan komitmen sebagaimana tujuan Asidewi.

"Saat ini, Pantai Sembilan sudah menjadi objek destinasi wisata baru di Sumenep dan perangkat desanya tanggap dengan berpartisipasi aktif menyediakan sejumlah fasilitas secara swadaya," katanya. (*)

Pewarta: Slamet Hidayat

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2016