Surabaya (Antara Jatim) - Lembaga swadaya masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menilai belum jaminan calon petahana akan menang pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur 2018 jika tak dipersiapkan secara matang.

"Harus ada persiapan sejak sekarang jika petahana akan maju dalam Pilkada, sebab berdasarkan beberapa pengalaman Pilkada di daerah, belum ada jaminan menang," ujar Presiden LIRA Jusuf Rizal kepada wartawan di Surabaya, Selasa.

Nama Saifullah Yusuf yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jatim diprediksinya akan maju sebagai salah satu kandidat pada Pilkada mendatang.

"Meski dua periode menjabat, tapi jika tak ada persiapan baik maka akan percuma. Bahkan, posisinya sebagai Ketua PBNU belum memberikan jaminan pasti," ucapnya.

Menurut dia, berkaca pada pengalaman Pemilihan Presiden (Pilpres) 2004, saat itu Presiden Megawati Soekarnoputri yang mencalonkan kembali sebagai Presiden berpasangan dengan Ketua PBNU Hasyim Muzadi kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla (SBY-JK).

Dalam konteks dan logika, kata dia, seharusnya Megawati dan Hasyim Muzadi memiliki konstituen besar di atas kertas memenangkan Pilpres, namun kenyataannya justru kalah.

Ketua Umum Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) tersebut juga menyarankan agar para kandidat yang nantinya maju harus memiliki program nyata untuk kepentingan masyarakat.

"Harus ada visi misi yang dibuktikan dengan program konkret dan nyata sehingga rakyat benar-benar merasakan," katanya.

Lantas, ketika disinggung bagaimana arah LIRA maupun Parsindo di Pilkada mendatang? Jusuf Rizal mengaku belum memastikannya sembari menunggu perkembangan.

"LIRA dan Parsindo masih 'wait and see'. Nanti kalau sudah waktunya maka kami juga akan turut mengambil sikap," katanya. (*)

Pewarta: Fiqih Arfani

Editor : Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2016