Surabaya (Antara Jatim) - Lima mahasiswa ITS Surabaya berkolaborasi menciptakan inovasi panel surya yang dinamai "Smart Solar Panel System" (SPS).
"SPS buatan kami mampu menyerap intensitas cahaya matahari lebih optimal," kata anggota tim mahasiswa ITS, Rizky Nafiar Rafiandi. di kampus setempat, Rabu.
Selain Rizky, tim ini terdiri dari Muhammad Adhijaya S, Muhammad Fadli Azis, Evandro Aditia Sinuraya, dan Nor Ain Firdaus.
Karya mereka pun lolos mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-27 di Universitas Diponegoro, Semarang, akhir Agustus ini.
Dengan dana sebesar Rp9 juta dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemdikbud, tim mahasiswa ITS justru dapat menciptakan dua inovasi untuk panel surya itu.
Kedua inovasi yang diciptakan tim adalah lensa fresnel yang dipadukan dengan solar tracker. Solar tracker adalah alat pengatur otomatis posisi panel surya agar mampu mengikuti arah datangnya sinar matahari.
Penggunaan solar tracker memang sudah umum digunakan, namun Rizky dan tim juga membuat inovasi pada solar tracker-nya sehingga mampu menyerap lebih banyak cahaya matahari. (*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014