Surabaya (ANTARA) - Sebanyak 448 pegolf mengikuti turnamen golf nasional “Marathon Golf Mania (MGM) JOTOSEN 2025” yang digelar Persatuan Golf Alumni (PGA) ITS bersama IKA ITS bertajuk “Marathon Golf Mania (MGM) JOTOSEN 2025” di Surabaya, Sabtu (8/11).
Ketua PGA ITS Jatim yang juga Ketua Panitia MGM 2025 Totok Dwi Hariyono mengatakan ajang tersebut menjadi simbol semangat alumni ITS yang terus berkarya, berinovasi, dan berdampak melalui dunia olahraga.
“Tema ini merupakan inovasi PGA ITS dalam dunia golf. Peserta bisa memilih tantangan 18 hole atau 36 hole yang dimainkan di dua lapangan berbeda dalam satu hari. Kami ingin menghadirkan atmosfer kompetitif dan menantang bagi seluruh peserta,” kata Totok saat konferensi pers di Golf Graha Family Surabaya, Kamis.
Ia menjelaskan, turnamen yang diikuti pegolf dari berbagai kalangan, termasuk 16 rektor universitas ternama seperti Universitas Indonesia hingga Universitas Gorontalo itu, dilaksanakan secara shotgun start pada pagi dan siang hari di dua lapangan, yaitu Bukit Darmo Golf dan Golf Graha Famili Surabaya.
Kedua lapangan tersebut, kata dia, memiliki karakter berbeda, untuk Graha Famili dikenal dengan fairway bergelombang dan green cepat, sedangkan Bukit Darmo menonjol dengan water hazard kompleks yang menuntut ketepatan strategi dan konsistensi permainan.
“Untuk menaklukkan tantangan tersebut, peserta harus menjaga kekompakan, memiliki strategi yang tepat, serta menjaga stamina sepanjang permainan,” ucapnya.
Selain turnamen utama, pihaknya juga berkolaborasi dengan Persatuan Golf Indonesia (PGI) Surabaya dalam menyelenggarakan JOTOSEN Junior and Amateur Golf Tournament Wali Kota Surabaya Cup 2025 pada 5–7 November di Golf Graha Famili.
Ajang tersebut, lanjutnya, masuk dalam kalender World Amateur Golf Ranking (WAGR) dan diikuti pegolf muda dari berbagai daerah di Indonesia.
“Turnamen ini menjadi komitmen kami untuk mendukung regenerasi pegolf muda dan pembinaan atlet potensial di tingkat junior maupun amatir,” tuturnya.
Totok menyebutkan, tahun 2025 menjadi momen istimewa karena turnamen JOTOSEN resmi masuk dalam rangkaian perayaan Dies Natalis ITS.
Ia menilai, hal itu menjadi bukti dukungan sivitas akademika ITS terhadap olahraga golf sebagai wadah kebersamaan dan silaturahmi antaralumni.
“Kami ingin menunjukkan bahwa semangat ITS bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang kepedulian sosial. Tahun ini kami akan menyalurkan beasiswa bagi atlet berprestasi dan memberikan santunan kepada lima yayasan yatim piatu di Surabaya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua tim pelaksana dari Albatross Organizer Rina mengatakan pihaknya telah menyiapkan segala kebutuhan teknis agar turnamen berlangsung sukses.
Turnamen Marathon Golf Mania JOTOSEN 2025 sendiri, kata dia, menawarkan total hadiah lebih dari Rp4 miliar, termasuk hole in one prize berupa mobil, motor, emas, serta uang tunai.
Selain itu, panitia juga menyediakan hadiah tambahan senilai Rp65 juta dan berbagai grand prize seperti sepeda, perangkat elektronik, serta perlengkapan golf.
“Persiapan kami bersama panitia PGA ITS berjalan sangat baik. Kami ingin menghadirkan turnamen yang bukan hanya prestisius dan seru, tapi juga berkesan bagi peserta di penghujung tahun ini,” ucapnya.
Rina menambahkan, seluruh peserta akan menerima goodie bag eksklusif, golf shirt edisi khusus, serta kesempatan memenangkan hadiah menarik.
“Semoga turnamen ini menjadi pengalaman tak terlupakan sekaligus bagian dari sejarah Dies Natalis ke-65 ITS,” tuturnya.
