Surabaya (Antara Jatim) - Delegasi Kementerian Ekonomi, Energi, dan Industri Negara Bagian North Rhine-Westphalia, Jerman beserta Kadin Dusseldorf mengunjungi Jatim sebagai bentuk ketertarikannya menanam investasi Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) di provinsi ini.
"Kami datang ke sini, berarti kami tertarik dan masuk dalam tahap penjajakan," kata Wakil Menteri Ekonomi, Energi, dan Industri North Rhine-Westphalia, Dr. Gunther Horzetzky, usai bertemu dengan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf di Kantor Gubernur Jalan Pahlawan Surabaya, Rabu.
Dalam pertemuan yang berlangsung tidak lebih dari 15 menit tersebut, Gunther didampingi Konsul Kehormatan Jerman Harjanto Tjokrosetio dan koleganya, Almut Schmitz.
Sebelum ke Jatim, Gunther sempat ke DKI Jakarta. Namun, karena ada salah satu regulasi yang dianggap memberatkan pengusaha Jerman, pihaknya berencana mengalihkan ke Jatim.
"Regulasinya yakni keharusan minimal membawa uang sebanyak USD 1 juta (Rp11 miliar) bila ingin berinvestasi di Jakarta. Sehingga ini memberatkan karena yang kami bawa adalah pengusaha kecil menengah," katanya dan bertanya ke Saifullah Yusuf, apakah regulasi itu juga berlaku di Jatim.
Menanggapinya, Wagub Jatim menyampaikan bahwa regulasi di sini lebih ramah terhadap investasi asing. Antara lain, kemudahan menanamkan investasinya dan tidak ada batasan minimal tentang regulasi.
"Apa yang menjadi keinginan para pengusaha UMKM Jerman, kami akan mengatur pertemuan dan membicarakannya lebih lanjut," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut. (*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013