Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya menyatakan bahwa kepulangan enam jamaah haji asal Jawa Timur ke Tanah Air tertunda karena sakit dan masih menjalani perawatan di Arab Saudi.
"Kami bersama tim kesehatan akan memastikan jamaah haji yang sakit mendapatkan pelayanan terbaik hingga kondisi kesehatannya memungkinkan untuk dipulangkan ke Indonesia," kata Ketua PPIH Debarkasi Surabaya Mohammad As’adul Anam, di Surabaya, Minggu.
Ia menjelaskan, enam jamaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi yakni Mohammad Dzikri Muiz asal Probolinggo dari Kloter 11 yang dirawat di Rumah Sakit Jeddah, Siti Mutmainah Asari asal Kota Malang dari Kloter 12, serta Matory Ahmad Jalil asal Kota Malang dari Kloter 12.
Kemudian, Soetrisno Semo Semin asal Magetan dari Kloter 3 dirawat di Rumah Sakit King Abdullah, Jetty Trisno asal Madiun dari Kloter 4 dirawat di Rumah Sakit Samir Abbas, dan Sri Rahayu Sudarmo asal Pacitan dari Kloter 5 dirawat di Rumah Sakit King Faisal.
Anam mengatakan PPIH terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan haji di Arab Saudi untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan para jamaah tersebut.
Saat ini, hingga kedatangan Kloter 25, PPIH Debarkasi Surabaya telah menerima kepulangan 9.478 jamaah dan petugas haji.
Jumlah tersebut terdiri atas 9.302 jamaah, 43 Petugas Haji Daerah (PHD), 33 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 100 petugas kloter.
Menurut Anam, jumlah itu setara sekitar 22 persen dari total 44.000 jamaah dan petugas yang tergabung dalam operasional Debarkasi Surabaya dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.
"Alhamdulillah, operasional pemulangan jamaah haji hingga Kloter 25 berlangsung lancar dan terkendali," ucapnya.
PPIH juga mencatat 30 mutasi keluar selama proses pemulangan yang terdiri atas 11 jamaah wafat di Arab Saudi, delapan jamaah sakit, satu jamaah pulang mandiri, dan 10 kursi kosong.
Sementara itu, terdapat delapan mutasi masuk yang berasal dari jamaah yang telah memiliki jadwal kepulangan pada kelompok terbang sebelumnya.
Dalam operasional debarkasi tahun ini, pihaknya mencatat dua jamaah asal Kota Malang dari Kloter 12 meninggal dunia dalam proses pemulangan, yakni Hery Widianto (69) yang wafat di pesawat dan Wayan Rohani Suwasti (63) yang wafat di Rumah Sakit Haji Surabaya.
"Kami turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya jamaah haji yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci, semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya.
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026