Malang - Dinas Pendidikan Kabupaten Malang menggelar sosialisasi Kurikulum 2013 yang wajib diterapkan awal tahun pelajaran 2013-2014 secara maraton kepada seluruh guru yang ada di daerah itu. Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) kabupaten Malang Edy Suhartono di Malang, Senin menegaskan, pihaknya sudah siap untuk menerapkan Kurikulum 2013 tersebut, bahkan saat ini sedang gencar melakukan sosialisasi di kalangan guru. "Ini sudah menjadi kebijakan yang harus dilaksanakan, meski sampai saat ini masih ada pro kontra di tengah masyarakat. Namun demikian, kami sudah siap menerapkannya," kata Edy. Menurut dia, sosialisasi penerapan Kurikulum 2013 tersebut harus segera dituntaskan karena ada sejumlah perubahan mendasar yang harus diketahui dan dipahami oleh guru maupun semua yang terlibat dalam proses belajar mengajar. Perubahan mendasar itu di antaranya adalah jumlah mata pelajaran yang dipangkas. Untuk tingkat SD, kurikulumnya bersifat tematik terintegratif, sehingga mata pelajaran IPA dan IPS ditiadakan. Untuk jenjang SMP, lanjutnya, mata pelajaran yang diajarkan sekarang cukup banyak, sedangkan dalam Kurikulum 2013 juga demikian, ada sejumlah mata pelajaran yang dilebur (diintegrasikan) dengan mata pelajaran lainnya. "Yang pasti, sosialisasi kurikulum 2013 ini harus segera tuntas agar pada saat tahun pelajaran baru semua sudah siap, termasuk guru (pengajar) dan bisa dilaksanakan secara total," ujarnya. Kurikulum 2013 akan berlaku penuh di seluruh Indonesia pada tahun ajaran 2014, sementara tahun ini ditargetkan pemberlakukannya mencakup 30 persen wilayah, khususnya untuk SD. Artinya, minimal 30 persen dari SD yang ada di setiap kabupaten, tapi tahun 2014 harus 100 persen. Hanya saja Kemendikbud tidak memberikan batasan harus 30 persen, jika ada daerah yang bisa 100 persen juga tidak masalah,bahkan lebih baik. Kurikulum 2013 tidak akan membuat guru menjadi sibuk dengan merancang silabus dan pola pembelajaran, sehingga efektivitas pembelajaran lebih maksimal.(*)

Pewarta:

Editor : Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013