PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya membatalkan tujuh perjalanan kereta api (KA) pada Minggu, imbas jalur rel di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, masih terendam banjir.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan pembatalan tersebut terpaksa dilakukan akibat adanya keterlambatan rangkaian kereta yang tiba di wilayah Daop 8 dan berdampak pada kesiapan sarana untuk keberangkatan berikutnya.
"KAI menerapkan rekayasa pola operasi yang berdampak pada keterlambatan KA di berbagai stasiun wilayah Daop 8. Hal ini juga mengakibatkan sejumlah keberangkatan dibatalkan demi memastikan aspek keselamatan," kata Mahendro dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Jawa Timur, Minggu.
Mahendro menjelaskan, tujuh perjalanan KA yang dibatalkan keberangkatannya, yakni KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi - Gambir, KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasarturi - Gambir, dan KA Ambarawa Ekspress relasi Surabaya Pasarturi - Semarang Poncol.
Kemudian, KA Matarmaja relasi Malang - Pasarsenen, serta KA Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi - Gambir.
Selain itu, lanjutnya, pembatalan juga dilakukan pada KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang - Surabaya Pasarturi - Pasarsenen dan sebaliknya.
Mahendro menambahkan, KAI telah menerjunkan petugas prasarana ke lokasi terdampak di lintas utara untuk mempercepat normalisasi jalur rel agar operasional dapat segera kembali pulih.
Berdasarkan data hingga pukul 08.30 WIB, kata Mahendro, tercatat sebanyak 528 calon penumpang di wilayah Daop 8 Surabaya telah melakukan pembatalan tiket.
Terkait hal tersebut, pihaknya menegaskan akan memberikan kompensasi berupa pengembalian bea tiket sebesar 100 persen bagi pelanggan yang terdampak.
"Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan pengembalian bea tiket 100 persen. Proses pembatalan dapat dilakukan maksimal tujuh hari dari jadwal keberangkatan melalui loket stasiun maupun contact center 121," ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelanggan yang tidak berkenan melanjutkan perjalanan akibat pengalihan rute atau keterlambatan imbas rekayasa pola operasi ini juga berhak mendapatkan pengembalian penuh, termasuk untuk tiket terusan.
Atas gangguan tersebut, Manajemen KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh faktor cuaca ekstrem tersebut.
“KAI Daop 8 terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan memantau kondisi jalur secara berkelanjutan demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api,” tutur Mahendro.
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026