Madiun (ANTARA) - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun membatalkan dua perjalanan Kereta Api (KA), yakni KA Madiun Jaya dan KA Singasari karena imbas insiden operasional yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

"Ada dua perjalanan KA yang dibatalkan di Daop 7 Madiun sebagai imbas dari insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur. Yakni, KA 143B Madiun Jaya relasi Madiun–Pasarsenen dan KA 149 Singasari relasi Blitar–Pasarsenen," ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari di Madiun, Selasa.

Menurut dia, pembatalan tersebut merupakan penyesuaian pola operasi yang dilakukan untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan korban.

Ia menambahkan, PT KAI menyampaikan duka mendalam sekaligus permohonan maaf atas dampak dari insiden di Bekasi.

"Fokus kami saat ini adalah penanganan korban serta memastikan layanan dapat kembali berjalan secara bertahap," ujarnya.

Tohari menambahkan bagi para pelanggan yang terdampak pembatalan, dapat melakukan pengembalian tiket 100 persen di stasiun-stasiun keberangkatan. Adapun proses pembatalan dan refund tersebut diberikan waktu hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan (H+7). 

Selain pembatalan, keterlambatan perjalanan juga terjadi pada sejumlah layanan lain akibat antrean dan pengaturan ulang perjalanan kereta.

Keterlambatan di antaranya terjadi pada KA Madiun Jaya dari arah Jakarta yang semestinya masuk Stasiun Madiun pukul 06.10 WIB. Sedangkan KA Singasari Relasi Pasarsenen – Blitar seharusnya tiba sekira pukul 08.23 WIB.

KAI mengimbau pelanggan untuk memantau informasi terbaru melalui kanal resmi sebelum berangkat ke stasiun. KAI menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pemulihan operasional secara bertahap hingga layanan kembali normal.

Sebelumnya, PT KAI menyampaikan telah terjadi insiden operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur yang berdampak pada perjalanan kereta api.

Berdasarkan data dari PT KAI pukul 08.45 WIB, kecelakaan kereta listrik dan kereta api di wilayah Stasiun Bekasi Timur ini mengakibatkan 14 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka. 

Penanganan atas insiden tersebut masih terus dilakukan oleh PT KAI (Persero) bersama pihak-pihak terkait lainnya.



Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026