Indonesia Islamic Finance Summit 2025
- 4 November 2025 09:32
Penari menampilkan tarian kolosal saat acara Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2025 di Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/11/2025). IIFS 2025 yang mengusung tema Mainstreaming Islamic Finance through Islamic Financial Deepening tersebut bertujuan untuk mendorong pengembangan dan penguatan sektor keuangan syariah, mempererat sinergi antar pemangku kepentingan, dan meningkatkan literasi serta inklusi keuangan syariah. Antara Jatim/Rizal Hanafi/um
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar (kiri) bersalaman dengan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae (kanan) dan Ketua Ikatan Bankir Indonesia Haryanto T Budiman (tengah) saat acara Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2025 di Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/11/2025). IIFS 2025 yang mengusung tema Mainstreaming Islamic Finance through Islamic Financial Deepening tersebut bertujuan untuk mendorong pengembangan dan penguatan sektor keuangan syariah, mempererat sinergi antar pemangku kepentingan, dan meningkatkan literasi serta inklusi keuangan syariah. Antara Jatim/Rizal Hanafi/um
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar (tengah) beserta jajaran anggota dewan komisioner OJK lainnya dan Sekretaris Daerah Jatim Adhy Karyono (keempat kiri) membuka acara Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2025 di Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/11/2025). IIFS 2025 yang mengusung tema Mainstreaming Islamic Finance through Islamic Financial Deepening tersebut bertujuan untuk mendorong pengembangan dan penguatan sektor keuangan syariah, mempererat sinergi antar pemangku kepentingan, dan meningkatkan literasi serta inklusi keuangan syariah. Antara Jatim/Rizal Hanafi/um
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyampaikan sambutan saat acara Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2025 di Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/11/2025). IIFS 2025 yang mengusung tema Mainstreaming Islamic Finance through Islamic Financial Deepening tersebut bertujuan untuk mendorong pengembangan dan penguatan sektor keuangan syariah, mempererat sinergi antar pemangku kepentingan, dan meningkatkan literasi serta inklusi keuangan syariah. Antara Jatim/Rizal Hanafi/um