Aksi aktivis lingkungan hidup di Surabaya

  • Jumat, 13 September 2024 16:33

Aktivis lingkungan hidup dari Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON) membawa botol plastik berisi cairan limbah saat berunjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (13/9/2024). Dalam aksi tersebut mereka menuntut agar Gubernur Jawa Timur bertanggung jawab dan melakukan rehabilitasi ekosistem sungai yang tercemar akibat minimnya pengawasan terhadap pembuangan limbah yang dilakukan beberapa perusahaan di Jawa Timur. ANTARA Jatim/Moch Asim.

Aktivis lingkungan hidup dari Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON) membentangkan poster saat berunjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (13/9/2024). Dalam aksi tersebut mereka menuntut agar Gubernur Jawa Timur bertanggung jawab dan melakukan rehabilitasi ekosistem sungai yang tercemar akibat minimnya pengawasan terhadap pembuangan limbah yang dilakukan beberapa perusahaan di Jawa Timur. ANTARA Jatim/Moch Asim.

Aktivis lingkungan hidup dari Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON) membawa botol plastik berisi cairan limbah saat berunjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (13/9/2024). Dalam aksi tersebut mereka menuntut agar Gubernur Jawa Timur bertanggung jawab dan melakukan rehabilitasi ekosistem sungai yang tercemar akibat minimnya pengawasan terhadap pembuangan limbah yang dilakukan beberapa perusahaan di Jawa Timur. ANTARA Jatim/Moch Asim.

Polisi berjaga saat aktivis lingkungan hidup dari Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON) berunjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (13/9/2024). Dalam aksi tersebut mereka menuntut agar Gubernur Jawa Timur bertanggung jawab dan melakukan rehabilitasi ekosistem sungai yang tercemar akibat minimnya pengawasan terhadap pembuangan limbah yang dilakukan beberapa perusahaan di Jawa Timur. ANTARA Jatim/Moch Asim.

Berita Terkait