Santunan untuk warga Kediri
- 8 Juni 2022 19:31
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam forum kemitraan dengan BPJS Kesehatan Kediri di Balai Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (8/6/2022). Kegiatan ini sekaligus edukasi pentingnya BPJS kesehatan untuk warga. ANTARA/ HO-Asmaul/Kominfo Kota Kediri
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam forum kemitraan dengan BPJS Kesehatan Kediri di Balai Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (8/6/2022). Kegiatan ini sekaligus edukasi pentingnya BPJS kesehatan untuk warga. ANTARA/ HO-Asmaul/Kominfo Kota Kediri
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan santunan untuk warga di Kediri, Jawa Timur, Rabu (8/6/2022). Terdapat 15 penerima santunan kematian dan 32 pemerima kartu KIS. Total di Kota Kediri jumlah penerima santunan kematian sebanyak 157 dan kartu Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebanyak 1.487 orang. ANTARA/ Asmaul-Kominfo Kota Kediri
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan santunan untuk warga di Kediri, Jawa Timur, Rabu (8/6/2022). Terdapat 15 penerima santunan kematian dan 32 pemerima kartu KIS. Total di Kota Kediri jumlah penerima santunan kematian sebanyak 157 dan kartu Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebanyak 1.487 orang. ANTARA/ Asmaul-Kominfo Kota Kediri
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan santunan untuk warga di Kediri, Jawa Timur, Rabu (8/6/2022). Terdapat 15 penerima santunan kematian dan 32 pemerima kartu KIS. Total di Kota Kediri jumlah penerima santunan kematian sebanyak 157 dan kartu Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebanyak 1.487 orang. ANTARA/ Asmaul-Kominfo Kota Kediri
Warga yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Kediri melakukan unjuk rasa di depan kantor ACC Finance, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (8/6/2022). Aksi yang diikuti puluhan orang tersebut menolak praktik oknum debt collector yang menarik secara paksa kendaraan bermotor penunggak cicilan di jalan karena dinilai sebagai bentuk aksi premanisme dan merugikan masyarakat. ANTARA Jatim/Prasetia Fauzani/zk
Warga yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Kediri melakukan unjuk rasa di depan kantor ACC Finance, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (8/6/2022). Aksi yang diikuti puluhan orang tersebut menolak praktik oknum debt collector yang menarik secara paksa kendaraan bermotor penunggak cicilan di jalan karena dinilai sebagai bentuk aksi premanisme dan merugikan masyarakat. ANTARA Jatim/Prasetia Fauzani/zk