Pendeteksi Saraf Terjepit Karya Mahasiswa
- 6 September 2021 13:16
Mahasiswa menunjukkan cara kerja prototipe alat pendeteksi penyakit saraf tangan terjepit ( Carpal tunnel syndrome) hasil inovasinya di Fakultas Kedokteran, UMM, Malang, Jawa Timur, Senin (6/9/2021). Alat yang dilengkapi dengan sensor gerak (flex) berbasis mikrokontroler tersebut diharapkan mampu membantu atlit Esport serta para pemetik teh dalam mendeteksi penyakit saraf tangan terjepit akibat aktivitas gerak tangan yang berat. Antara Jatim/Ari Bowo Sucipto/zk
Mahasiswa menunjukkan cara kerja prototipe alat pendeteksi penyakit saraf tangan terjepit ( Carpal tunnel syndrome) hasil inovasinya di Fakultas Kedokteran, UMM, Malang, Jawa Timur, Senin (6/9/2021). Alat yang dilengkapi dengan sensor gerak (flex) berbasis mikrokontroler tersebut diharapkan mampu membantu atlit Esport serta para pemetik teh dalam mendeteksi penyakit saraf tangan terjepit akibat aktivitas gerak tangan yang berat. Antara Jatim/Ari Bowo Sucipto/zk