Bisnis Ekspor Ulat Jerman
- 2 Februari 2021 12:04
Effri Arif Ikhwanto, menata kotak berisi ulat Jerman (Zhopobas morio) sebelum di ekspor ke Amerika Serikat, Australia, Jepang dan China untuk diolah sebagai bahan baku minyak serta kosmetik di gudang penampungan PT. Multi Cahaya Dinarto, Malang, Jawa Timur, Senin (1/2/2021). Pengusaha ekspor ulat Jerman setempat mengaku, setelah sempat mengalami kendala pengiriman selama lima bulan akibat pandemi COVID-19 kini bisnis tersebut mulai pulih dengan jumlah pengiriman sebanyak 100 ton per bulan. Antara Jatim/Ari Bowo Sucipto/zk
Effri Arif Ikhwanto, menunjukkan ulat Jerman (Zhopobas morio) sebelum di ekspor ke Amerika Serikat, Australia, Jepang dan China untuk diolah sebagai bahan baku minyak serta kosmetik di gudang penampungan PT. Multi Cahaya Dinarto, Malang, Jawa Timur, Senin (1/2/2021). Pengusaha ekspor ulat Jerman setempat mengaku, setelah sempat mengalami kendala pengiriman selama lima bulan akibat pandemi COVID-19 kini bisnis tersebut mulai pulih dengan jumlah pengiriman sebanyak 100 ton per bulan. Antara Jatim/Ari Bowo Sucipto/zk