KRI Bima Suci

  • Minggu, 13 September 2020 20:35

KRI Bima Suci bersandar di Dermaga Madura Ujung, di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/09/2020). KRI Bima Suci akan melakukan pelayaran latihan praktek (lattek) Kartika Jala Krida (KJK) selama 98 hari dengan menyinggahi 10 kota pelabuhan dalam rute perjalanan keliling Indonesia. Antara jatim/Rifai/zk

KRI Bima Suci bersandar di Dermaga Madura Ujung, di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/09/2020). KRI Bima Suci akan melakukan pelayaran latihan praktek (lattek) Kartika Jala Krida (KJK) selama 98 hari dengan menyinggahi 10 kota pelabuhan dalam rute perjalanan keliling Indonesia. Antara jatim/Rifai/zk

KRI Bima Suci bersandar di Dermaga Madura Ujung, di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/09/2020). KRI Bima Suci akan melakukan pelayaran latihan praktek (lattek) Kartika Jala Krida (KJK) selama 98 hari dengan menyinggahi 10 kota pelabuhan dalam rute perjalanan keliling Indonesia. Antara jatim/Rifai/zk

KRI Bima Suci bersandar di Dermaga Madura Ujung, di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/09/2020). KRI Bima Suci akan melakukan pelayaran latihan praktek (lattek) Kartika Jala Krida (KJK) selama 98 hari dengan menyinggahi 10 kota pelabuhan dalam rute perjalanan keliling Indonesia. Antara jatim/Rifai/zk

Pengunjung berada di salah satu sisi bangunan Benteng Kedung Cowek (Kustbatterij Kedoeng-Tjowek) di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/9/2020). Benteng pertahanan di pinggir pantai yang dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda sekitar tahun 1900-an tersebut menjadi alternatif wisata sejarah di Surabaya. Antara Jatim/Moch Asim/zk.

Pengunjung berswafoto dengan latar bangunan Benteng Kedung Cowek (Kustbatterij Kedoeng-Tjowek) di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/9/2020). Benteng pertahanan di pinggir pantai yang dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda sekitar tahun 1900-an tersebut menjadi alternatif wisata sejarah di Surabaya. Antara Jatim/Moch Asim/zk.

Pengunjung melihat ruangan di dalam bangunan Benteng Kedung Cowek (Kustbatterij Kedoeng-Tjowek) di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/9/2020). Benteng pertahanan di pinggir pantai yang dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda sekitar tahun 1900-an tersebut menjadi alternatif wisata sejarah di Surabaya. Antara Jatim/Moch Asim/zk.

Dua pesepeda berdiri di depan bangunan Benteng Kedung Cowek (Kustbatterij Kedoeng-Tjowek) di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/9/2020). Benteng pertahanan di pinggir pantai yang dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda sekitar tahun 1900-an tersebut menjadi alternatif wisata sejarah di Surabaya. Antara Jatim/Moch Asim/zk.

Berita Terkait