Edukasi konservasi tanaman anggrek
- 5 Desember 2019 18:39
Mahasiswi asing asal Hanoi University of Science and Technology, Vietnam, Nguyen Thi Phuong Thao mencermati bunga anggrek untuk praktik Polinasi saat mengikuti kegiatan konservasi bunga anggrek lokal Indonesia di Laboratorium Biotek Tanaman Universitas Surabaya (Ubaya), Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/12/2019). Kegiatan yang diikuti 33 mahasiswa asing dari berbagai negara tersebut merupakan program musim panas (Summer Program) Ubaya untuk mengenalkan dan cara membudidayakan bunga anggrek khususnya anggrek bulan sebagai salah satu puspa pesona Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan. Antara Jatim/Moch Asim/zk.
Mahasiswi asing asal Institute EMPI Business School, India,Garvita Kumar mencoba memindahkan serbuk sari dari benang sari bunga anggrek (Polinasi) saat mengikuti kegiatan konservasi bunga anggrek lokal Indonesia di Laboratorium Biotek Tanaman Universitas Surabaya (Ubaya), Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/12/2019). Kegiatan yang diikuti 33 mahasiswa asing dari berbagai negara tersebut merupakan program musim panas (Summer Program) Ubaya untuk mengenalkan dan cara membudidayakan bunga anggrek khususnya anggrek bulan sebagai salah satu puspa pesona Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan. Antara Jatim/Moch Asim/zk.
Mahasiswi asing asal Jepang, Ai Fukunuka (kiri) dan Timor Leste, Lidia Da Conceicao Marcal (kanan) mencoba memindahkan serbuk sari dari benang sari bunga anggrek (Polinasi) saat mengikuti kegiatan konservasi bunga anggrek lokal Indonesia di Laboratorium Biotek Tanaman Universitas Surabaya (Ubaya), Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/12/2019). Kegiatan yang diikuti 33 mahasiswa asing dari berbagai negara tersebut merupakan program musim panas (Summer Program) Ubaya untuk mengenalkan dan cara membudidayakan bunga anggrek khususnya anggrek bulan sebagai salah satu puspa pesona Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan. Antara Jatim/Moch Asim/zk.
Mahasiswi asing asal Institute EMPI Business School, India, Daisy Goswarni mencoba memindahkan serbuk sari dari benang sari bunga anggrek (Polinasi) saat mengikuti kegiatan konservasi bunga anggrek lokal Indonesia di Laboratorium Biotek Tanaman Universitas Surabaya (Ubaya), Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/12/2019). Kegiatan yang diikuti 33 mahasiswa asing dari berbagai negara tersebut merupakan program musim panas (Summer Program) Ubaya untuk mengenalkan dan cara membudidayakan bunga anggrek khususnya anggrek bulan sebagai salah satu puspa pesona Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan. Antara Jatim/Moch Asim/zk.