Upacara Manusuk Sima Kediri

  • Sabtu, 28 Juli 2018 4:35

Penari membawakan tari selamat datang saat upacara Manusuk Sima memperingati Hut ke-1139 Kota Kediri di Taman Tirtoyoso Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (27/7). Manusuk Sima yang berarti penetapan sebuah wilayah oleh raja Mataram Sri Maharaja Rake Kayuwangi tersebut menjadi tonggak sejarah berdirinya Kota Kediri yang selalu diperingati pada tanggal 27 Juli. Antara Jatim/Prasetia Fauzani/mas/18.

Budayawan bersiap membacakan teks prasasti Kwak saat upacara Manusuk Sima memperingati Hut ke-1139 Kota Kediri di Taman Tirtoyoso Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (27/7). Manusuk Siman yang berarti penetapan sebuah wilayah oleh raja Mataram Sri Maharaja Rake Kayuwangi tersebut menjadi tonggak sejarah berdirinya Kota Kediri yang selalu diperingati pada tanggal 27 Juli. Antara Jatim/Prasetia Fauzani/mas/18.

Budayawan membawa peti berisi teks prasasti Kwak saat upacara Manusuk Sima memperingati Hut ke-1139 Kota Kediri di Taman Tirtoyoso Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (27/7). Manusuk Sima yang berarti penetapan sebuah wilayah oleh raja Mataram Sri Maharaja Rake Kayuwangi tersebut menjadi tonggak sejarah berdirinya Kota Kediri yang selalu diperingati pada tanggal 27 Juli. Antara Jatim/Prasetia Fauzani/mas/18.

Budayawan bersiap membacakan teks prasasti Kwak saat upacara Manusuk Sima memperingati Hut ke-1139 Kota Kediri di Taman Tirtoyoso Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (27/7). Manusuk Siman yang berarti penetapan sebuah wilayah oleh raja Mataram Sri Maharaja Rake Kayuwangi tersebut menjadi tonggak sejarah berdirinya Kota Kediri yang selalu diperingati pada tanggal 27 Juli. Antara Jatim/Prasetia Fauzani/mas/18.

Berita Terkait