Kerajinan stool-tong
- 7 Mei 2020 15:26
Petani membungkus belimbing yang masih tergantung di pohon guna mencegah serangan hama lalat buah di sentra perkebunan belimbing Desa Bono, Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (3/10). Hujan yang terus mengguyur dampak fenomena la nina menyebabkan volume produksi buah belimbing turun sekitar 30 persen dari biasanya rata-rata satu kuintal per pohon menjadi 60-70 kilogram dalam satu fase panen yang berlangsung setiap periode 1,5 hingga 3 bulan, dengan harga jual Rp9 ribu per kilogram. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/zk/16
Petani mengemasi buah belimbing hasil panenan di sentra perkebunan belimbing Desa Bono, Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (3/10). Hujan yang terus mengguyur dampak fenomena la nina menyebabkan volume produksi buah belimbing turun sekitar 30 persen dari biasanya rata-rata satu kuintal per pohon menjadi 60-70 kilogram dalam satu fase panen yang berlangsung setiap periode 1,5 hingga 3 bulan, dengan harga jual Rp9 ribu per kilogram. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/zk/16
Petani membungkus belimbing yang masih tergantung di pohon guna mencegah serangan hama lalat buah di sentra perkebunan belimbing Desa Bono, Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (3/10). Hujan yang terus mengguyur dampak fenomena la nina menyebabkan volume produksi buah belimbing turun sekitar 30 persen dari biasanya rata-rata satu kuintal per pohon menjadi 60-70 kilogram dalam satu fase panen yang berlangsung setiap periode 1,5 hingga 3 bulan, dengan harga jual Rp9 ribu per kilogram. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/zk/16