Tempe Gang Dolly
- 28 Maret 2016 22:14
Warga korban penutupan eks-Lokalisasi Dolly Munasifah (28) mengemas kedelai untuk dibuat tempe di sebuah industri tempe rumahan di kawasan eks-Lokalisasi Gang Dolly, Surabaya, Jawa Timur, Senin (28/3). Usaha yang mulai ditekuni semenjak kawasan lokalisasi tersebut ditutup,yang dalam sehari menghabiskan 17 kg kedelai itu berharap agar usaha-usaha yang dilakukan oleh para korban eks-Lokalisasi itu diberi perhatian maupun pembinaan dari pemerintah. Antara Jatim/Abdullah Rifai/16
Warga korban penutupan eks-Lokalisasi Dolly Munasifah (28) mengemas kedelai untuk dibuat tempe di sebuah industri tempe rumahan di kawasan eks-Lokalisasi Gang Dolly, Surabaya, Jawa Timur, Senin (28/3). Usaha yang mulai ditekuni semenjak kawasan lokalisasi tersebut ditutup,yang dalam sehari menghabiskan 17 kg kedelai itu berharap agar usaha-usaha yang dilakukan oleh para korban eks-Lokalisasi itu diberi perhatian maupun pembinaan dari pemerintah. Antara Jatim/Abdullah Rifai/16
Warga korban penutupan eks-Lokalisasi Dolly Munasifah (28) mengemas kedelai untuk dibuat tempe di sebuah industri tempe rumahan di kawasan eks-Lokalisasi Gang Dolly, Surabaya, Jawa Timur, Senin (28/3). Usaha yang mulai ditekuni semenjak kawasan lokalisasi tersebut ditutup,yang dalam sehari menghabiskan 17 kg kedelai itu berharap agar usaha-usaha yang dilakukan oleh para korban eks-Lokalisasi itu diberi perhatian maupun pembinaan dari pemerintah. Antara Jatim/Abdullah Rifai/16