Festival ini adalah persembahan dari Wismilak foundations bersama kolaborator kami, untuk bersama-sama memajukan pendidikan digital di Surabaya,

Surabaya (ANTARA) - Wismilak Foundation menggelar festival coding dan robotika yakni Innovation Makers, Programming, Accelerate, Coding and Technology (IMPACT) Fest 2026 bagi siswa sekolah umum dan sekolah umum inklusi di Surabaya untuk memperkuat literasi digital dan inovasi teknologi.

"Pendidikan coding dan teknologi merupakan bekal penting bagi generasi masa depan. Melalui IMPACT Fest 2026 kami ingin memberikan ruang bagi siswa untuk berani berkarya, berkolaborasi, dan menunjukkan bahwa mereka mampu menciptakan solusi bagi negeri," ujar Perwakilan Wismilak Foundation Anastesya Ftaraya di Surabaya, Sabtu.

Festival yang digelar di Ciputra World Surabaya itu diikuti sekitar 200 siswa dari 14 sekolah, terdiri atas sembilan sekolah umum dan lima sekolah umum inklusi.

"Festival ini adalah persembahan dari Wismilak foundations bersama kolaborator kami, untuk bersama-sama memajukan pendidikan digital di Surabaya," ujarnya.

Para peserta menampilkan karya pada empat kategori kompetisi, yakni Coding Explorer, 3D Game Programming, Robotic Explorer, dan Young Innovator, serta kategori khusus SDGs (Sustainable Development Goals) Inclusive Innovators bagi sekolah umum inklusi.

Seluruh proyek yang dipamerkan mengusung tema Supporting a Better Future dengan fokus pada pengembangan teknologi untuk keberlanjutan, energi terbarukan, pengurangan kesenjangan, dan pengelolaan sampah.

IMPACT Fest 2026 merupakan kelanjutan Program Aksi Literasi Digital Wismilak yang dijalankan sejak 2022 melalui kolaborasi dengan Koding Akademi dan Pemerintah Kota Surabaya.

Program tersebut telah menjangkau lebih dari 1.600 peserta, bekerja sama dengan 32 sekolah dan mitra, serta hadir di lebih dari tujuh kota dan wilayah di Jawa Timur.

Founder Koding Akademi Adi mengatakan penyelenggaraan IMPACT Fest menjadi kelanjutan pendampingan pembelajaran coding dan robotika yang dimulai sejak 2022.

Dia mengungkapkan ketika memulai program ini pada tahun 2022, pihaknya hanya mendampingi beberapa sekolah untuk belajar coding dan robotika. Seiring waktu, antusiasme sekolah dan para siswa terus meningkat.

"Agenda ini menjadi momentum untuk memberikan panggung kepada mereka agar hasil pembelajaran yang telah mereka kembangkan dapat diapresiasi oleh masyarakat luas sekaligus menginspirasi lebih banyak sekolah untuk mulai mengembangkan pendidikan teknologi," ujar Adi.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Inspektorat Jawa Timur Iis Hendro Gunawan mengapresiasi kolaborasi sektor swasta dan dunia pendidikan dalam mendukung peningkatan kompetensi digital generasi muda.

"Kolaborasi seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana dunia usaha dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kami berharap semakin banyak anak-anak Surabaya yang memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan coding, robotika, dan inovasi sehingga siap menghadapi tantangan masa depan," ujar Iis.

Dukungan juga datang dari Jamu IBOE sebagai salah satu Impact Partner. Product Group Manager Jamu IBOE Perry Angglishartono mengatakan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mempersiapkan generasi yang siap menghadapi perkembangan teknologi.

"Kami percaya bahwa mempersiapkan generasi masa depan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Agendi ini menjadi contoh bagaimana dunia usaha, pendidikan, dan pemerintah dapat bersama-sama menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk belajar, berinovasi, dan mengembangkan potensi mereka. Kami bangga dapat menjadi bagian dari inisiatif ini," ujar Perry.

Selain menjadi ajang kompetisi, IMPACT Fest 2026 juga menjadi wadah bagi siswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif, memperluas eksposur terhadap teknologi, serta memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat.

Wismilak Foundation berharap festival tersebut menjadi agenda berkelanjutan untuk memperluas akses pendidikan coding, robotika, dan teknologi bagi semakin banyak siswa di Indonesia.



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026