Inggris bayar Prancis Rp11,6 triliun untuk cegah imigran ilegal
- 24 April 2026 13:30
Tulungagung (Antara Jatim) - Seorang imigran asal Iran membersikan telapak tangan salah satu anak kembarnya yang kotor terkena tinta usai identifikasi sidik jari di Mapolres Tulungagung, Selasa (16/7). Para pencari suaka yang terdiri dari dua keluarga dan berjumlah delapan orang (terdiri dari dua pria dewasa, dua ibu muda, satu remaja putri dan tiga balita) itu sebelumnya sempat terkatung-katung di lepas Pantai Sine, Kabupaten Tulungagung dalam kondisi kapal bocor dan mati mesin. Nahkoda dan tiga ABK yang mengangkut mereka kabur dan saat ini masih dalam proses pengejaran. Foto Destyan Sujarwoko/13