Prediksi Bisnis Properti

  • Selasa, 28 Mei 2013 16:23

Pamekasan (Antara Jatim)-Sejumlah pekerja menyelesaikan pembuatan hunian type 75, di kawasan pengembangan properti, Baru Rambat Timur, Pamekasan, Selasa (28/5). Berdasarkan survei harga properti residensial yang dilakukan Bank Indonesia (BI) dengan responden yang berasal dari kalangan pengembang, diperkirakan pertumbuhan bisnis properti tahun ini akan terhambat, karena kenaikan harga bahan bangunan (19,39 persen), tingginya suku bunga KPR (18,40 persen), uang muka rumah (16,32 persen), serta perizinan (15,63 persen). FOTO ANTARA/Saiful Bahri/13/Chan.

Berita Terkait

Prediksi Bisnis Properti

Prediksi Bisnis Properti

  • 28 Mei 2013 16:23