Terancam Gulung Tikar

  • Rabu, 16 Februari 2011 10:53

Pamekasan-Seorang pekerja mengukur kain untuk batik, sebelum dipotong, di kampung batik, Desa Klampar, Proppo, Pamekasan, Rabu (16/2). Di tengah tingginya permintaan batik, para perajin di kabupaten itu, terancam gulung tikar, akibat melambungnya harga bahan baku seperti kain dan malam yang mencapai 50 persen lebih. Sementara perajin tidak berani menaikkan harga jual produk, karena takut tidak laku dan berakibat lambatnya perputaran modal. FOTO ANTARA/Saiful Bahri/11/Oka.

Berita Terkait