Situbondo (ANTARA) - Universitas Nurul Jadid (Unuja) Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, meraih Penghargaan Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk kategori Perguruan Tinggi Akademik Klaster Madya.
Penghargaan ini berdasarkan Surat Keputusan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Nomor 598/LL7/SK/KL/2025, yang sekaligus menjadi pengakuan atas peningkatan signifikan kinerja penelitian dan pengabdian pada masyarakat selama dua tahun terakhir.
"Penghargaan tahun 2025 ini kami peroleh setelah pada 2023 Unuja juga meraih Bronze Winner dalam Anugerah Kemenristekditi untuk kategori perguruan tinggi Klaster Pratama," kata Wakil Rektor III Bidang Inovasi, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unuja Paiton, Hasan Baharun dalam keterangannya diterima di Situbondo, Sabtu.
Menurut dia, penghargaan ini menunjukkan konsistensi dari kampus berbasis pesantren dalam mengembangkan bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Hasan Baharun, kinerja luar biasa ini turut tercermin dalam data Science and Technology Index (SINTA) Kemdikbudristek.
Unuja Paiton, katanya, saat ini menempati peringkat ke-152 dari total 5.491 perguruan tinggi di Indonesia, naik hampir dua kali lipat dari posisi 296 pada tahun 2023.
"Kenaikan peringkat ini juga menunjukkan pertumbuhan pesat produktivitas penelitian, publikasi ilmiah dan pengabdian yang berorientasi pada luaran nyata. Capaian ini merupakan buah kerja kolektif seluruh civitas akademika," tutur Hasan Baharun.
Ia menyampaikan bahwa Unuja Paiton tidak akan berhenti pada prestasi, melainkan terus membangun tradisi akademik yang kuat dan inovatif.
"Kami ingin riset yang dilakukan dosen dan mahasiswa benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Hasan Baharun.
Sementara Kepala Lembaga Penerbitan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unuja Paiton, Achmad Fawaid menyampaikan strategi riset kampus tersebut menekankan pada integrasi antara penelitian, pengabdian dan pembelajaran.
"Kami mengarahkan penelitian dosen dan mahasiswa agar menghasilkan publikasi bereputasi serta berdampak sosial, salah satu kuncinya adalah penguatan program KKN berbasis luaran dan tugas akhir berbentuk publikasi di jurnal Sinta 2–4," katanya.
