Magetan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur mengirimkan kafilah yang berkekuatan 19 qari dan qariah untuk mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Jatim XXXI Tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Jember, 11-20 September.

Bupati Magetan Nanik Endang di Magetan, Jumat, mengatakan ke-19 qari dan qariah akan mengikuti MTQ tingkat Jatim ditambah pelatih, ofisial, dan pendamping.

"Kami berharap kafilah kita mampu tampil maksimal, menjaga kesehatan dan kekompakan. Dan yang terpenting niatkan segala usaha ini sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT dan jaga nama baik Kabupaten Magetan. Semoga diberikan kelancaran, kemudahan dan keberhasilan, bisa membawa pulang prestasi terbaik," ujar Bupati Nanik saat acara pelepasan yang dilaksanakan di Ruang Jamuan Pendopo Surya Graha Magetan.

Bupati berharap kafilah dapat mengukir prestasi terbaik serta membawa nama baik Kabupaten Magetan di tingkat provinsi.

Ia mengatakan keikutsertaan Magetan dalam MTQ tingkat provinsi ini bukan hanya soal perebutan juara, namun juga bagian dari upaya menumbuhkan generasi Qurani yang mampu mengamalkan nilai-nilai Al Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan persiapan yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir, kafilah daerah itu ditargetkan mampu bersaing dengan kabupaten/kota lain di Jawa Timur.

Adapun kafilah MTQ Kabupaten Magetan tahun ini diisi oleh para qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta peserta terbaik dari berbagai cabang lomba hasil seleksi tingkat kabupaten.

Mereka akan tampil mewakili Magetan dalam cabang Tartil Al Quran, Tilawah Anak, Tilawah Remaja, Tilawah Dewasa, MHQ 1 Juz dan Tilawah, MHQ 5 Juz dan Tilawah, MHQ 10 Juz, MHQ 20 Juz, dan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Magetan memberikan dukungan penuh terhadap ajang ini, baik melalui pendampingan teknis maupun motivasi agar para peserta tetap fokus dan percaya diri.

"Semangat ukhuwah Islamiyah juga ditekankan sebagai nilai utama dalam mengikuti MTQ, sehingga selain kompetisi, ajang ini juga menjadi ruang silaturahmi antar-daerah," katanya.



Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026