Surabaya - Dell Aspac Jakarta menggilas tim sekota Tonga BSC dengan skor telak 73-28 untuk merebut kemenangan sempurna selama babak penyisihan Grup B turnamen pramusim NBL Indonesia di DBL Arena Surabaya, Kamis. Dengan kemenangan tersebut, tim yang ditangani pelatih Jugiantoro Kuntardjo itu sukses menyapu bersih lima laga penyisihan dan memastikan lolos ke babak semifinal dengan status juara Grup B. Pada babak semifinal, Aspac Jakarta tinggal menunggu lawan yang menempati peringkat kedua Grup A dan di hari terakhir penyisihan sedang diperebutkan tiga tim, yakni Satria Muda Britama Jakarta, Garuda Bandung dan juara bertahan CLS Knights Good Day Surabaya. "Hasil sempurna selama babak penyisihan ini merupakan kerja keras seluruh pemain, termasuk pemain-pemain muda yang tampil bagus untuk melapisi seniornya," kata Jugiantoro Kuntardjo yang akrab disapa Yute itu. Menurut ia, siapapun lawan yang akan dihadapi pada laga semifinal memiliki kualitas bagus, sehingga anak-anak asuhnya harus mempersiapkan diri lebih maksimal. "Yang jelas, kami tidak ingin pilih-pilih lawan dan anak-anak siap menghadapi siapapun," tambahnya. Pada laga terakhirnya melawan tim lemah Tonga BSC, Aspac kembali memarkir sejumlah pemain pilarnya, seperti Oki Wira Sanjaya dan Isman Thoyib. Kendati demikian, Aspac tetap tampil dominan dengan mencetak 24 angka di kuarter pertama, sementara BSC hanya meraih empat angka. Pemain Aspac Xaverius Prawiro menyumbang 10 poin di kuarter awal ini. Keperkasaan Aspac terus berlanjut pada kuarter kedua dengan skor 43-12. Dua kuarter berikutnya tetap menjadi milik Aspac, yang mengakhiri laga dengan kemenangan 73-28. Hampir seluruh pemain Aspac menyumbangkan angka, tapi kontribusi tertinggi diberikan Xaverius Prawiro yang mencetak 14 angka. Sementara Anggi Arizki, Muhammad Irman, Raymond Shariputra, dan Sigit Harun masing-masing membukukan sembilan angka. Pada pertandingan lainnya di Grup A yang sudah tidak menentukan ke babak empat besar, NSH GMC Riau mengalahkan Pacific Caesar Surabaya dengan keunggulan 1,5 bola atau 58-55. (*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026