Jember - Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Jember, memastikan hewan kurban berupa sapi, kambing, dan domba di Kabupaten Jember, Jawa Timur, bebas dari penyakit mulut, kuku dan antraks.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Jember, Siti Nurul Hayati, Selasa, mengatakan kondisi hewan ternak baik kambing, domba, dan sapi di Jember sehat dan tidak cacat karena para peternak menggunakan bibit lokal.
"Peternak di sini tidak mau menerima bibit ternak dari luar Jatim, dikhawatirkan terjangkit penyakit," tuturnya.
Kendati demikian, lanjut dia, Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Jember tetap menurunkan tim dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban di sejumlah pedagang hewan kurban di Jember.
"Untuk memastikan hewan itu layak konsumsi, kami melakukan pemeriksaan dan pengawasan di tempat rumah potong hewan secara rutin," katanya.
Selama beberapa tahun terakhir, lanjut dia, tidak ditemukan kasus antraks di Kabupaten Jember karena tidak ada hewan kurban dari luar kota yang dijual di Jember.
"Hewan kurban yang berasal dari Jember dipastikan sehat karena pihaknya selalu melakukan pemeriksaan hewan ternak secara rutin," katanya. (*)
Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.