Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo, Selasa, menerima laporan korps kepolisian mengenai kenaikan pangkat 23 perwira tinggi, dengan rincian delapan perwira menjadi Inspektur Jenderal Pol dan 15 perwira menjadi Brigadir Jenderal Pol.
"Ini merupakan proses mekanisme yang terus berjalan di tubuh Polri, karena ada yang pensiun dan ada yang pindah, jadi proses mekanisme terus berjalan," kata Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.
Salah satu perwira tinggi yang dinaikan pangkat Irjen Pol Benny J Mamouza mengatakan kenaikan pangkat ini merupakan proses pengalihan tanggung jawab yang begitu besar, terutama terkait tugasnya sebagai Deputi Pemberantasan Narkoba BNN.
"Tugas saya memberantas dan memutus jaringan peredaran narkoba dan bekerja sama dengan bea cukai, Polri dan kejakasaan dalam kaitan pelaksanaan tugas ini. Kita ingin negeri ini bebas dari narkoba," tukasnya.
Secara lengkap delapan perwira tinggi yang naik pangkat dari Brigjen Pol menjadi Irjen Pol adalah Irjen Pol Suhardi Alius (Kadiv Humas Polri), Irjen Pol Edi Kusumah (Widyaiswara Utama Sespim Polri), Irjen Pol Benny Jozua Mamoto (Deputi Bidang Pemberantasan BNN),
Irjen Pol Sulistyono (Inspektur Utama BNN), Irjen Pol Vincentius Sambudiono (Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN), dan sebagainya.
Sedangkan 15 perwira tinggi yang naik pangkat dari Kombes Pol menjadi Brigjen Pol adalah Brigjen Pol Erlangga Sutan Lubis (Karopal Ssarpas Polri), Brigjen Pol Binsar PH Sitompul (Karorenrim Itwasum Polri), Brigjen Pol Deddy Soeryadi (Dirbinmas Bahankam Polri), Brigjen Pol Muchamad Jaelani (Direktur Kejahatan Ekonomi Deputi IV BIN), dan sebagainya. (*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.