Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Ratusan pelajar dan suporter meramaikan GOR Rejoagung Tulungagung, Jawa Timur, saat mengikuti rangkaian kejuaraan E-sport Mobile Legends Piala Rizki Sadig, Sabtu-Minggu (23-24/8).
Sebanyak 32 tim dari sekolah di Tulungagung, Blitar, dan Kediri ambil bagian memperebutkan total hadiah lebih dari Rp50 juta itu.
Event ini tercatat sebagai turnamen e-sport antarpelajar terbesar di Jawa Timur.
Selain menguji kemampuan dalam gim Mobile Legends, turnamen ini juga jadi wadah pembinaan generasi muda di dunia e-sport yang kian berkembang pesat.
Anggota DPR RI Ahmad Rizki Sadig menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar soal kompetisi, melainkan sarana membangun karakter pelajar.
“Kalau diarahkan dengan tepat, bermain Mobile Legends bisa mengharumkan nama sekolah bahkan menjaring bibit atlet e-sport profesional. Di sini mereka belajar sportivitas, kekompakan, strategi, sekaligus mental bertanding,” ujar Rizki.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menambahkan bahwa e-sport kini resmi diakui sebagai cabang olahraga prestasi.
Karena itu, pihaknya berharap dari ajang ini muncul talenta muda yang kelak bisa mengharumkan nama Jawa Timur.
“Timnas Indonesia sudah membuktikan prestasi di SEA Games hingga Asian Games. E-sport bukan lagi hobi, tapi cabang olahraga yang bisa jadi kebanggaan daerah dan bangsa,” katanya.
Penyelenggara turnamen e-sport mobil legend, Revol Afkar, menyebut dukungan Rizki Sadig terhadap e-sport memberi motivasi baru bagi pelajar.
“Masih jarang anggota dewan yang menaruh perhatian ke e-sport. Padahal cabang ini sudah masuk event dunia, bahkan rencananya Olimpiade 2027. Langkah ini bisa jadi peluang bagi siswa untuk menyalurkan bakat,” ungkapnya.
Selain hadiah uang, para juara akan mendapatkan piagam yang ditandatangani Kepala Dindik Jatim.
Pewarta: Destyan H. SujarwokoEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026