Lamongan (ANTARA) - Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Mutersaikel Movement menanam ratusan pohon bakau di kawasan pesisir Pantai Putri Klayar, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya menjaga ekosistem pantai dari ancaman abrasi.

Koordinator Mutersaikel Movement, Jabbar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata keterlibatan anak muda dalam isu lingkungan, khususnya di kawasan pesisir yang rentan mengalami kerusakan.

"Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama. Lewat aksi tanam bakau ini, kami mengajak anak muda lain untuk turun langsung, bukan hanya bicara," ujarnya saat dikonfirmasi di Lamongan, Jawa Timur, Senin.

Ia menjelaskan gerakan ini lahir dari keresahan bersama atas minimnya partisipasi generasi muda dalam isu lingkungan.

Mutersaikel Movement hadir sebagai ruang aksi yang menyentuh langsung persoalan sosial dan ekologis di daerah.

"Kami ingin membuktikan bahwa anak muda tidak hanya bisa bersuara, tapi juga mampu bertindak," katanya.

Penanaman pohon bakau tersebut menjadi bagian utama dari kegiatan bertajuk Pembawa Kayu Bakau yang dipusatkan di Pantai Putri Klayar. 

Aksi peduli lingkungan itu dilakukan secara gotong royong oleh lintas pemuda dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, pelaku UMKM, hingga pegiat kreatif.

Selain penanaman pohon bakau, rangkaian kegiatan juga diisi dengan motokemping, sesi berbagi ide, pertunjukan musik, dan bazar produk kreatif milik anggota.

Tak hanya itu, kegiatan tersebut turut menggerakkan ekonomi kreatif di kalangan anak muda setempat, salah satunya dirasakan Medi, pemilik usaha persewaan tenda, belasan unit tenda miliknya disewa selama acara berlangsung.

"Ini bukan sekadar acara kumpul, tapi ruang kolaborasi yang saling menguatkan. Baik dari sisi lingkungan maupun usaha kecil seperti kami," katanya. 

Gerakan tersebut diharapkan dapat mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian alam, memperkuat solidaritas sosial dan ekonomi, serta menggairahkan kembali potensi wisata lokal di pesisir Lamongan.



Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026