Lamongan (ANTARA) - Kepolisian Resor (Resor) Lamongan membekali puluhan santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Al Manar Sedayulawas dengan kemampuan dasar penyelamatan air dan mitigasi bencana melalui edukasi yang digelar di Markas Satpolairud Polres setempat. 

Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap keselamatan di wilayah perairan sekaligus mengenalkan tugas kepolisian perairan dan udara.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan tugas dan fungsi Satpolairud kepada para santri, sekaligus memberikan pemahaman mengenai cara penyelamatan saat terjadi bencana serta wawasan berenang yang baik dan benar,” katanya.

Ia menjelaskan edukasi mitigasi bencana penting diberikan kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan santri yang berada di kawasan pesisir Kabupaten Lamongan. Selain memperkuat kesadaran keselamatan, kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat dan lingkungan pondok pesantren.

Kapolres Lamongan turut mengimbau para santri agar segera meminta bantuan petugas apabila menemukan kondisi darurat atau kejadian yang membutuhkan pertolongan di wilayah perairan.

Sebanyak 70 santri bersama pengurus pondok, ustadz, ustadzah, dan guru pendamping mengikuti kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB di depan Kantor Satpolairud Polres Lamongan di Kecamatan Brondong.

Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur bersama personel memperkenalkan tugas kepolisian perairan dan udara, termasuk penggunaan alat keselamatan seperti pelampung cincin (ring buoy), jaket pelampung (life jacket), dan alat apung lainnya.

Personel Satpolairud juga memberikan praktik dasar penyelamatan di air, teknik berenang gaya bebas dan gaya dada, serta memperkenalkan perahu karet yang digunakan dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) maupun evakuasi bencana.



Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026