Bondowoso - Pengelola wisata arung jeram "Bosamba Rafting" di Kabupaten Bonowoso, Jatim, menarget jumlah pengunjung hingga 100 orang per hari selama libur Lebaran 2012. "Kami yakin target itu bisa tercapai karena saat libur Lebaran banyak orang yang membutuhkan sarana rekreasi keluarga," kata Joko, staf bagian administrai Bosamba Rafting, di Bondowoso, Senin. Ia menjelaskan bahwa saat Lebaran, rekreasi petualangan itu diliburkan dan baru pada H+1 dibuka. Hari pertama setelah Lebaran ini ada lima orang yang datang ke tempat rekreasi tersebut. Untuk mengantar lima orang tersebut hanya membutuhkan satu perahu karet. "Tapi biasanya saat H+2 sudah mulai ramai atau naik beberap kali lipat dibandingkan dengan hari-hari libur biasa, yakni Sabtu dan Minggu di luar suasana Lebaran," katanya. Menurut dia, pengunjung yang memanfaatkan rekreaksi pemacu adrenalin ini banyak yang berasal dari luar Bondowoso sendiri, seperti Kabupaten Jember, Surabaya, Probolinggo, Mojokerto dan daerah lainnya. Sebelumnya Kepala Operasional Bosamba Rafting Nur Shaleh mengemukakan bahwa pihaknya menawarkan program khusus selama liburan sekolah hingga libur Lebaran, yakni 1 Mei hingga 31 Agustus 2012. Pada program itu pengunjung dapat menikmati diskon hingga 50 persen. Hanya saja, kata dia, panjang lintasan sungai untuk program liburan ini dikurangi dari 14 kilometer menjadi tujuh kilometer. Kalau bisasanya waktu tempuh sekitar 2,5 jam, maka di program ini hanya sekitar satu jam. "Ini disesuaikan dengan segmen ini yang diorientaskan untuk anak-anak sekolah dan relatif terjangkau. Biaya itu sudah meliputi makan siang dan transpor untuk kembali ke tempat start," katanya. Program petualangan lain yang ditawarkan oleh Bosamba adalah "outbond", bersepeda, petualangan Ijen, "paint ball" dan lainnya. Namun untuk program-program tersebut diskonnya rata-rata sekitar 10 persen dari hari-hari biasa. Di tempat itu tersedia lima perahu yang masing-masing bisa diisi enam orang. Dari lima perahu itu yang digunakan untuk pengunjung hanya empat, sedangkan satunya untuk tim penyelamat. Sementara waktu pemberangkatan petualangan yang melewati Sungai Sampean baru itu dimulai pukul 08.00, pukul 12.00 dan pukul 14.00 WIB. Namun jika ada keterlambatan pada trip-trip sebelumnya, paling akhir keberangkatan pada pukul 15.00. (*)


Editor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026