London (ANTARA/AFP) - Juara Wimbledon Roger Federer mengaku amat kaget mendengar Rafael Nadal tidak akan mempertahankan medali emasnya di Olimpiade London, tetapi ia berharap agar saingan beratnya itu secepatnya tampil lagi di lapangan.
Nadal menyatakan mundur dari turnamen besar itu minggu lalu dengan alasan "sedang dalam kondisi tidak baik" untuk bertanding karena cedera pada kakinya, yang merupakan masalah lama bertahun-tahun.
Pemain berusia 26 tahun itu berjuang keras mengatasi rasa sakit pada kakinya dalam perjalanan memenangi gelar Prancis Terbuka dan sembuh sesaat ketika tampil pada putaran kedua Wimbledon sebelum kalah atas pemain dari Ceko, Lukas Rasol.
Kesehatan pemain Spanyol itu menjadi pertanyaan belakangan ini, apakah ia mampu bermain dalam turnamen level tinggi, tetapi Federer percaya Nadal akan segera pulih dan beraksi lagi pada musim laga tanah keras Amerika, yang akan diadakan setelah Olimpiade diakhiri dengan AS Terbuka.
"Kejutan besar mendengar Rafa mundur dari Olimpiade, karena ia sebagai juara bertaham pada empat tahun lalu," kata Federer.
"Saya kira ia butuh persiapan dan tidak lama lagi akan bermain dalam turnamen besar. Ia hanya butuh waktu satu atau dua minggu untuk pulih," ucapnya.
Ketika ditanya apakah Nadal pernah berbicara dengan Federer tentang masalah cedera kaki itu, petenis nomor satu dunia itu menjawab, "Saya tidak pernah bicara dengan dia. Saya rasa ia tidak mungkin mendiskusikan masalahnya dengan saya! Kami teman dekat tetapi saya pun tidak akan melakukan itu dengan dia."
"Saya kira ia pasti amat mendambakan bermain di sini (Olimpiade). Saya berharap ia pulih secepatnya dan dapat bermain lagi dalam tur," ujarnya.
Absennya Nadal merupakan kesempatan besar bagi Federer untuk mendapatkan medali emas pertama dan atlet berusia 30 tahun itu, yang kembali ke puncak peringkat setelah memenangi Wimbledon awal bulan ini, merupakan favorit kuat menang di London, yang akan dimulai di All England Club, Sabtu.
Tapi Federer menganggap Novak Djokovic dan Andy Murray, yang dikalahkan Federer di final Wimbledon, merupakan lawan tangguh.
"Saya kira amat menakjubkan dengan pemain lainnya, sehingga tanpa Rafa pun pertarungan tetap amat ketat," kata Federer.
"Novak memiliki peluang besar setelah melakukan hal terbaik musim lalu dan Andy Murray bermain amat bagus di Wimbledon," katanya.(*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.