New York - Kurs euro balik menguat terhadap dolar pada Rabu (Kamis pagi WIB), di tengah petunjuk dari langkah lebih lanjut untuk mengurangi krisis utang Eropa dan tanda-tanda stimulus tambahan AS.
Euro naik 0,7 persen menjadi 1,2151 dolar di New York, sehari setelah menyentuh tingkat terendah dua tahun.
Euro mendapat beberapa dukungan ketika Gubernur Bank Sentral Austria Ewald Nowotny, anggota dewan gubernur Bank Sentral Eropa (ECB), mengatakan bahwa masa depan dana penyelamatan keuangan Uni Eropa mungkin memberikan sebuah lisensi perbankan.
Itu akan memungkinkan dana untuk bertukar obligasi untuk kas ECB, yang memperkuat kapasitas pemerintah tanpa harus memberi kontribusi tambahan.
Dolar juga berada di bawah tekanan di tengah laporan bahwa Federal Reserve AS dapat bersiap untuk memompa lebih banyak uang ke perekonomian AS yang melambat.
Dalam perdagangan lainnya, pound jatuh sepersekian persen menjadi 1,5495 dolar.
Dolar naik 0,02 persen menjadi 78,17 yen dan turun 0,8 persen menjadi 0,9882 franc Swiss.
Dolar juga turun lebih dari satu persen terhadap zloty Polandia,
forint Hongaria dan rand Afrika Selatan. (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.