Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) yakni anak usaha Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mengajak pelanggan hingga pemangku kepentingan untuk melanjutkan transformasi bidang lingkungan, sosial dan tata kelola (environment, social and governance/ESG) melalui gerakan penanaman pohon buah.
Kegiatan bertema Let’s Plant Our Tree ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-26 perusahaan sekaligus simbol komitmen TPS terhadap transformasi dan keberlanjutan bisnis dengan tetap melestarikan lingkungan.
“Berbeda dari perayaan ulang tahun pada umumnya, TPS menerima ucapan selamat dari pelanggan, para mitra, pemegang saham dan pemangku kepentingan dalam bentuk bibit pohon buah sebagai konversi tradisi pengiriman karangan bunga,” kata Sekretaris Perusahaan PT TPS Erika A. Palupi di Surabaya, Jumat.
Bibit-bibit pohon buah ditanam bersama, oleh masing-masing entitas yang mengirimkan bibit pohon buah di taman pembibitan buah yang berlokasi di area gate domestik TPS.
Program ini melibatkan pelanggan, mitra kerja, mitra perbankan, instansi terkait yang bekerja bersama TPS untuk memastikan kelancaran lalu lintas barang di terminal untuk bersama-sama menciptakan manfaat berkelanjutan dalam bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Selain penanaman pohon, acara ini juga menjadi bagian dari upaya lebih besar untuk mendukung kebijakan dan tujuan global terkait perubahan iklim serta pembangunan berkelanjutan.
Dengan mengusung tema HUT ke-26 Excellence in Leading Exceptional Values and Advanced Transformative Efforts (ELEVATE), TPS menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi termasuk dalam menciptakan nilai tambah serta manfaat lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
TPS berkomitmen untuk berperan aktif mendukung keberlanjutan industri logistik dan kepelabuhanan termasuk mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan dan solusi berkelanjutan lainnya.
Langkah itu diimplementasikan dalam kegiatan operasional melalui program elektrifikasi alat yang dalam hal ini adalah Container Crane (CC) dan Rubber Tyred Gantry (RTG) serta mengonversi limbah menjadi oksigen.
Erika memastikan manajemen TPS optimis kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan inisiatif keberlanjutan akan memberikan hasil yang lebih signifikan.
Melalui program Transformasi & ESG Journey, perusahaan berharap tercipta sinergi yang berkelanjutan antara dunia usaha dan lingkungan sosial.
“Program ESG tidak bisa dijalankan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi, keterlibatan aktif dari seluruh pemangku kepentingan dan yang paling penting adalah komitmen,” kata Erika.
Pewarta: Astrid Faidlatul HabibahEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026