Surabaya - Kader Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur minim kandidat yang ditarungkan dalam enam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2012 di Jatim.
"Kami rasional saja. Dalam Pilkada di Jatim tahun ini, hanya dua kader PAN yang maju yakni di Bojonegoro dan Bangkalan," ujar Wakil Ketua DPW PAN Jatim Anna Luthfie ketika ditemui di Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura Surabaya, Senin.
Di provinsi ini, akan ada enam Pilkada yang akan dilangsungkan dan jadwalnya sudah dipastikan oleh Komisi Pemilihan Umum. Tiga diantaranya dilakukan bersamaan yaitu Kabupaten Sampang, Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Nganjuk pada 12 Desember 2012.
Sedangkan lainnya Kota Batu pada 2 Oktober 2012, Kabupaten Probolinggo pada 8 November 2012, serta Kabupaten Bojonegoro 10 November 2012.
Dari enam Pilkada, partai berlambang matahari tersebut hanya mencalonkan dua kadernya sendiri sebagai bupati. Pertama, "incumbent" Bupati Bojonegoro Suyoto dan Mohammad Makmun Fuad yang juga putra Bupati Fuad Amin di Bangkalan.
"Suyoto selaku Ketua DPW PAN Jatim dan Makmun anggota Fraksi PAN DPRD Bangkalan. Khusus Bangkalan, Ketua Umum Hatta Radjasa sudah datang dan menemui Fuad Amin. Kami optimistis di dua daerah tersebut hasilnya maksimal dan menang," tukas Anna Luthfie.
Sedangkan untuk Pilkada lainnya, PAN merapat kepada calon kepala daerah yang memiliki elektabilitas dan tinggi di hasil survei. Seperti di Nganjuk yang tetap mengusung "incumbent" Bupati Taufik dan berkoalisi dengan PDI Perjuangan. Padahal disana, PAN memiliki empat kursi di DPRD setempat.
Begitu juga di Kota Batu. Dengan dua kursi dewan, PAN tidak berani mencari kader sendiri dan memilih berkoalisi dengan PDI Perjuangan memperjuangkan kembali Edi Rumpoko.
"Meski Edi Rumpoko sedang disorot karena kasus hukum, tapi kami tidak melihatnya dan menyerahkan sepenuhnya ke hukum," kata politisi yang juga Ketua Karang Taruna Jatim tersebut.
Dua Pilkada lainnya yakni Probolinggo dan Sampang, PAN hanya memiliki satu kursi DPRD. Menurut Anna Luthfie, partainya sedang merapat ke Tantriana, yang juga istri Bupati Hasan Aminuddin.
"Khusus Sampang, calon 'incumbent' Neor Tjahja masih memiliki elektabilitas tinggi untuk menang. Kemungkinan masih akan memberikan dukungan kepada beliau," paparnya.
Disinggung banyaknya calon 'incumbent' yang didukungnya, Anna Luthfie mengaku partainya mengikuti Pilkada hanya untuk mencari kemenangan. Karena itu pihaknya akan mengerahkan seluruh kekuatan struktural dan nonstruktural menjadi pemenang. (*)
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.