Kediri - Kecelakaan terjadi di Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, Kediri, Rabu pagi, karena sebuah truk gandeng menabrak rumah warga, dan saat ini kejadian itu masih ditangani polisi. "Kami masih upayakan kecelakaan truk itu tidak mengganggu arus lalu lintas. Sampai sekarang, truk masih di lokasi," kata anggota Pos Polisi Manisrenggo, Briptu Roy Siswanto ditemui di lokasi kejadian. Ia mengatakan, kecelakaan itu terjadi pada Rabu pagi, sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, warga masih sibuk dengan aktivitas di pagi hari, seperti shalat subuh saat truk dengan nomor polisi AG 8266 RC yang melaju dari arah Surabaya ke Tulungagung itu mengalami kecelakaan. Kecelakaan berawal dari sopir truk Sukadi (53), warga Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung itu melaju dengan kecepatan sedang berencana ke Tulungagung. Truk itu mengangkut kedelai yang rencananya akan dikirimkan ke sebuah toko di Tulungagung. Namun, sampai di Jalan Sersan Sumahaji, Kecamatan Kota Kediri itu, truk tiba-tiba truk keluar dari jalur dan mengarah ke kanan. Sopir truk terlambat menyadari jika truk itu sudah keluar dari jalur, hingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan. Truk tersebut menabrak warung makan milik Matolan dan pagar tembok dari sebuah mushalla. Beruntung, saat kejadian sejumlah warga yang masih melaksanakan shalat subuh tersebut tidak sampai ikut tertabrak. Sementara itu, sopir dan kenek truk, Gunawan hanya terlihat kaget. Mereka tidak mengalami luka yang serius, hanya luka akibat benturan yang keras tersebut. Sejumlah warga yang mendengar suara dentuman keras di pagi hari itu langsung keluar rumah melihat situasi. Mereka tidak percaya jika truk gandeng yang berisi 28 ribu ton kedelai itu menabrak. Warga yang mengetahui kejadian tersebut mengatakan jika langsung menolong kedua orang di truk, sopir dan kenek. Keduanya mengaku mengantuk, hingga menabrak. "Tidak ada yang sampai meninggal. Mereka hanya mengantuk, hingga terjadi kecelakaan itu," kata Samsul Arif, salah seorang saksi. Arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat macet, mengingat hari masih pagi dan warga baru memulai aktivitasnya. Sampai saat ini, truk itu juga masih dibiarkan di lokasi kejadian. (*)


Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026