Padang - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menyatakan belum akan membicarakan persoalan calon presiden (capres) untuk pemilu mendatang. "Terlalu dini untuk membicarakan siapa capres dari Partai Hanura pada Pilpres 2014," kata Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto di Padang, Minggu. Menurut dia, Partai Hanura kini fokus membenahi internal partai untuk membesarkan partai dan memenangkan pemilu. "Kita lebih memilih untuk fokus mengembangkan partai untuk menyongsong pertarungan pada pemilihan legislatif (pileg) 2014 ketimbang menbicarakan capres," katanya. Dia menambahkan, Hanura akan menyiapkan sumber daya manusia terbaik untuk menjadi partai pemenang dan tidak ingin kejadian kehilangan suara pada Pileg 2009 terulang lagi. "Pada Pileg 2009 sebanyak 19 juta suara raib. Bayangkan kalau dilipatkan dua, kalau dirasionalitas sekitar 40 juta suara hilang. Kalau hilang untuk apa pemilu," tegasnya. Dia mengatakan, Partai Hanura optimistis dapat meraih 7,2 persen suara pada pemilu nanti. Target meraih 7,2 persen suara pada Pemilu 2014 bukanlah sesuatu yang mustahil. "Hal ini berkaca dari hasil Pemilu 2009, dimana Partai Hanura mendapatkan 3,7 persen suara secara nasional," ungkap Wiranto. Menurut dia, persiapan Partai Hanura untuk menghadapi Pemilu 2014 sudah cukup matang sampai ke tingkat kader paling bawah. "Sehingga sangat rasional jika Partai Hanura menargetkan perolehan suara 7,2 persen pada Pemilu 2014 ," katanya. Sementara itu, Ketua DPD Partai Hanura Sumbar MH Tauhid mengatakan, pihaknya menargetkan peroleh suara di daerahnya dua kali lipat dari Pemilu 2009. "Pada 2009 Hanura Sumbar menempatkan 36 kader di DPRD kota dan kabupaten serta lima kader di DRPD provinsi. Kita optimis meraih dua kali lipat dari itu pada Pemilu 2014," katanya. Dia menambahkan, kepercayaan masyarakat menjadikan Hanura tetap eksis untuk melaksanakan program prorakyat. "Sekarang ini Partai Hanura terus melakukan konsolidasi ke bawah agar target peroleh suara tercapai," katanya.(*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026