Madrid - Real Madrid bermain imbang 0-0 lawan tim urutan ketiga Valencia, Minggu, sehingga jaraknya dengan Barcelona menjadi empat poin. Real mengawali pertandingan dengan bagus dan Cristiano Ronaldo lebih dulu mengancam lawan tapi bola menerpa tiang gawang - dan seterusnya mereka tidak berhasil menembus gawang lawan - sedangkan Valencia juga memiliki beberapa peluang manis tapi tetapi gagal dimanfaatkan, di antaranya lewat gebrakan Ricardo Costa dan Tino Costa. Karim Benzema pun menekan sampai ke dekat tiang gawang Valencia tapi penjaganya, Vicente Guaita, amat ahli, sama dengan penjaga gawang Real Iker Casillas ketika menjinakkan serbuan Jordi Alba, padahal mereka sudah berhadapan satu lawan satu. Real imbang dalam tiga dari lima laga terakhir mereka dalam kompetisi liga dan akan melakoni laga derbi amat menentukan lawan Atletico Madrid dan Barcelona pada laga "El Clasico". "Ini merupakan pertandingan yang seharusnya kami berhasil mencetak gol karena terus mengancam lawan hingga akhir pertandingan. Kami pun mendapat dukungan dari penonton. Sedangkan poin kami terpaut hanya empat angka," kata asisten pelatih Real, Aitor Karanka. "Kami gembira dengan cara kami bermain dan akan berusaha lebih baik pada laga berikutnya. Kami percaya dengan proyek kami dan kedudukan ini akan tidak berubah," katanya. Pelatih Valencia Unai Emery menyatakan seharusnya timnya mendapat lebih dari apa yang mereka lakukan dalam pertandingan itu. "Rasanya sulit bermain di Bernabeu karena Real Madrid tampil amat bagus dan kuat. Kami harus menerapkan strategi kami dengan terus berusaha menguasai bola dan sesekali melakukan serangan balik cepat," katanya. Klub juara Barcelona menunjukkan performa terbaik mereka setelah menang 4-1 lawan 10 pemain Zaragoza, Sabtu, merupakan sukses mereka yang kesembilan. Pertandingan itu juga menyebabkan Lionel Messi tampil menjadi pemain pertama dalam 40 tahun yang mencetak 60 gol dalam satu musim kompetisi klub tingkat atas, setelah mencetak dua gol. Gol ke-23 Messi dari 12 pertandingan terakhir mereka menolongnya mencapai rekor itu, yang pertama kali sejak Gerd Muller mencetak 67 gol pada musim kompetisi 1972-73 untuk Bayern Munich. (*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026