Bamako (ANTARA/AFP) - Gerilyawan Tuareg yang berperang bersama sebuah kelompok muslim bersenjata menyerang kota utama Kidal di Mali utara, Kamis, kata kelompok gerilya itu dan satu sumber militer.
"Kami diserang pemberontak... Kami membalas serangan itu," kata seorang prajurit Mali di Kidal, yang tidak bersedia disebutkan namanya.
Ia menyatakan, Gerakan Pembebasan Nasional Azawad (MNLA) menyerang dari wilayah utara, sementara gerilyawan muslim Ansar Dine memimpin ofensif dari wilayah selatan kota itu, yang terletak 1.000 kilometer dari Bamako.
Seorang gerilyawan Ansar Dine (Pembela Iman) mengkonfirmasi bahwa mereka telah melancarkan serangan.
MNLA pada pertengahan Januari meluncurkan lagi perang puluhan tahun bagi kemerdekaan Tuareg di wilayah utara yang mereka klaim sebagai negeri mereka, yang diperkuat oleh gerilyawan bersenjata berat yang belum lama ini kembali dari Libya.
Ikut bergabung dengan mereka adalah tokoh Tuareg terkenal Iyad Ag Ghaly, yang memimpin pemberontakan pada tahun 1990-an dan kembali sebagai pemimpin Ansar Dine, yang memiliki hubungan dengan Al-Qaida di Maghribi Islam. (*)
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.