Surabaya - Dinas Pendidikan Jawa Timur bakal memprioritaskan distribusi naskah soal Ujian Nasional (UN) dan lembar jawaban UN (LJUN) pada 5-6 April mendatang untuk wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep dan Gresik. "Itu merupakan tanggal pengiriman naskah soal dan LJUN untuk tingkat SMA/MA/SMALB dan SMK, sedangkan jenjang SMP/MTs dan SMPLB segera didistribusikan mulai 13-14 April 2012," kata Kepala Disdik Jatim Dr Harun di Surabaya, Rabu. Di sela-sela rapat koordinasi yang dihadiri perwakilan Kemenag se-Jatim, Disdik se-Jatim, Polda Jatim, Dewan Pendidikan, dan Unesa, ia menjelaskan kedua kabupaten itu tergolong istimewa dibandingkan dengan 36 kabupaten/kota lain di Jatim. "Pengiriman lebih awal dibandingkan dengan daerah lainnya itu karena jauhnya lokasi menuju dua kabupaten tersebut, apalagi tiap tahun memang kedua daerah itu mendapat keistimewaan dalam pendistribusian naskah UN," paparnya. Dari total 36.766 sekolah/madrasah penerima naskah soal UN se-Jatim, dua kabupaten tersebut mengawali pendistribusian naskah dan LJUN dengan menggunakan kapal. "Kami hanya mengantisipasi supaya tidak ada keterlambatan," tukasnya. Pengiriman awal ke dua daerah tersebut juga karenamenyesuaikan jadwal keberangkatan kapal yang menuju ke daerah tersebut. "Kami tidak ingin ada siswa yang tidak bisa mengikuti UN hanya karena alasan naskah soal UN dan LJUN belum datang. Saya tegaskan lagi, tidak ada pengecualian dan seluruh siswa yang berjumlah 1.554.229 harus mengikuti UN," tuturnya. Berdasarkan pedoman tentang pengambilan, penyimpanan dan pendistribusian dokumen naskah UN 2012, ada tiga petugas dari polisi, Disdik, dan unsur perguruan tinggi. Ketiga petugas tersebut akan menjaga sejak pengambilan naskah di percetakan hingga distribusi ke masing-masing jenjang sekolah. "Tapi, sebelumnya harus disimpan di subrayon dengan melibatkan Polsek atau Polres. Untuk penekanannya, kami sudah berkoordinasi dengan rapat yang juga menyinggung soal pengamanan UN," ujarnya. Tentang pengiriman ke 36 kabupaten/kota lainnya, ia menuturkan pihaknya sudah menjadwalkan pengiriman naskah dalam dua tahapan. "Untuk tingkat SMA/MA/SMALB serta SMK, naskah soal bisa diambil oleh 21 kabupaten/kota di percetakan pada 11-12 April 2012. Hal yang sama juga berlaku untuk jenjang SMP/MTs/SMPLB di 17 kabupaten/kota pada 18-19 April 2012," ucapnya. Pengambilan dilakukan oleh Panitia UN dari Disdik kabupaten/kota dengan dibekali surat tugas dengan dikawal aparat kepolisian. Surat pedoman tersebut juga mengatur pengambilan naskah soal UN yang dicetak PT Temprina Media Grafika itu dengan menggunakan angkutan truk engkel yang tertutup atau truk boks. "Diperkirakan, volume naskah soal pada UN kali ini seperempat lebih banyak dibandingkan dengan jumlah dokumen naskah UN tahun pelajaran 2010/2011," katanya. Secara terpisah, Kepala Kemenag Jatim H Sudjak MAg menyatakan siap bekerja sama untuk menjadikan UN tahun ini berjalan lancar dan berkualitas. "Semoga, UN 2012 akan jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Tentu, Unesa akan melakukan pengawasan percetakan di jenjang SMA/MA/SMK," ujarnya, didampingi Rektor Unesa Prof Muchlas Samani. Jumlah lembaga (sekolah/madrasah) negeri/swasta dan siswa peserta UN 2012 mencapai 36.766 unit yang meliputi SD/MI/SDLB sebanyak 26.237 sekolah/madrasah, SMP/MTs/SMLB 6.755 unit, dan SMA/MA/SMK/SMALB sebanyak 3.774 sekolah/madrasah. Secara keseluruhan, jumlah peserta UN 2012 di Jatim mencapai 1.554.229 siswa yang terdiri atas 614.584 siswa SD/MI/SDLB, 557.913 siswa SMP/MTs/SMLB, dan 381.732 siswa SMA/MA/SMK/ SMLB.(*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026