Malang - Tim Arema Indonesia mencukur tamunya PSM Makasar 4-0 dalam lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) yang digelar di Stadion Gajayana, Malang, Jatim, Sabtu sore. Empat gol tim berjuluk "Singo Edan" masing-masing dicetak Andrew Barisic menit ke-24, Roman Chamelo menit ke-37, TA Musafri menit 64, serta tendangan Anggo Julian yang membentur pemain PSM, Satrio Syam sehingga mengakibatkan gol bunuh diri di menit 72. Dalam pertandingan itu, kedua tim bermain saling menyerang dengan mengandalkan beberapa pemain pengalaman yang dipunyai, seperti Andi Odang untuk PSM Makasar dan Roman Chamelo untuk Arema. Memasuki menit ke 24, Arema yang bermain sebagai tuan rumah memecah kebuntuan pertandingan, dengan menjebol gawang PSM Makasar yang dijaga Andi Muhammad Guntur. Gol dicetak melalui sundulan kepala Andrew Barisic setelah menerima umpan silang Putut Waringin Jati melalui sektor kiri pertahanan PSM Makasar, dan merubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Arema. Tertinggal satu gol, membuat tim berjuluk "Juku Eja" ini meningkatkan serangan melalui mantan pemain nasional bernomor punggung 10, Andi Odang. Namun, serangannya selalu kandas dipotong pertahanan tengah Arema yang dimotori Marko Krasic. Sementara, Arema berhasil menambah pundi gol melalui kaki Roman Chamelo di menit ke-37 setelah melakukan serangan dari sektor pertahanan tengah PSM Makasar, sehingga membuat Arema unggul 2-0 dan kedudukan itu bertahan hingga turun minum babak pertama. Memasuki babak kedua, petaka terjadi pada kubu PSM Makasar, sebab wasit Mukhlis Ali Fatoni mengeluarkan kartu merah kepada Fandi Edi di menit ke 63 setelah melanggar keras pemain Arema, Roman Chamelo. Dan dikeluarkannya Fandi membuat PSM hanya bermain dengan 10 orang. Kalah dalam jumlah pemain, membuat tim asuhan Pieter Segrt semakin terpuruk, terbukti serangan Arema yang dibangun melalui kaki TA Musafri di menit 64 berhasil menjebol gawang PSM untuk ketiga kalinya, sehingga merubah skor menjadi 3-0. Arema kembali berhasil menambah gol setelah tendangan Anggo Julian membentur pemain belakang PSM, Satrio Syam dan mengakibatkan gol bunuh diri di menit 72. Kedudukan 4-0 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda akhir pertandingan. Menanggapi kekalahan telak atas tuan rumah Arema, Pelatih PSM Makasar, Pieter Segrt mengaku siap bertanggungjawab atas kekalahan itu, dan berharap pada pertemuan kedua di Makasar bisa memenangkan pertandingan. "Ini akibat saya terlalu berani menurunkan pemain muda PSM Makasar, sebab mereka kalah pengalaman," kata Pieter dalam keterangan persnya usai pertandingan. Sementara Pelatih Arema, Antonic Dejan mengaku bangga atas kemenangan anak asuhnya, sebab kemenangan ini merupakan kali pertama yang diraih sejak tim Singo Edan itu ditanganinya dalam tujuh pertandingan terakhir.(*)


Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026