Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pelatih Isenmulang Kalteng FC Mundari Karya menyatakan adaptasi pemain asing akan menjadi faktor penentu pada hasil pertandingan tandang perdana melawan Arema FC yang akan diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (4/9).

"Pemain asing cepat beradaptasi dengan kompetisi karena adaptasi menjadi kunci bagi kami untuk memenangkan pertandingan," kata Mundari saat sesi konferensi pers di Stadion Kanjuruhan, Kamis.

Dari sederet nama legiun asing milik Isenmulang Kalteng FC, hanya empat pemain yang memiliki pengalaman bermain dan merasakan atmosfer kompetisi sepak bola Tanah Air, yakni Leo Lelis, Douglas Cruz, Makan Konate, dan Adilson Silva.

Sedangkan untuk Rafael Ribeiro, Modou Manneh, Kenji Nishioka, Adriel Fernandez, Vinicius Baiano, dan Sergio Mendoca, Super League musim 2026/2027 menjadi laga perdana bagi keenam pemain itu.

Mundari menyatakan persiapan tim telah dilakukan semaksimal mungkin, termasuk laga-laga uji coba menjelang Super League musim baru.

Dia meyakini kualitas materi pemain Isenmulang Kalteng FC mampu meredam kekuatan Arema FC.

"Saya yakin bisa mencuri poin atau bahkan memenangkan pertandingan," kata dia.

Sementara, pemain Isenmulang Kalteng FC Makan Konate, mengatakan kedatangan seluruh punggawa tim yang dia bela hanya demi satu tujuan, yakni mencuri poin dari Stadion Kanjuruhan, kandang dari Arema FC.

"Arema merupakan tim lama di liga satu. Kami siap melawan mereka," kata pemain yang pernah memperkuat Arema FC itu.

Gelandang serang berkebangsaan Mali itu menegaskan akan tetap menunjukkan sikap profesional dalam laga perdana meskipun dia pernah berseragam  tim Singo Edan.

"Saya selalu menaruh respect kepada Arema FC. Tapi, sekarang saya fokus ke Isenmulang karena sepakbola memang seperti itu," ujar Konate.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026