Denpasar (ANTARA) - Aparat kepolisian yang mengamankan kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Denpasar di Kerobokan, kawasan Kuta, Kabupaten Badung, melihat para napi berusaha menjebol atap, namun mereka tidak menembaknya, Rabu dini hari. Wartawan ANTARA dari Lapas Kerobokan bersama aparat keamanan melihat kaki sejumlah napi bergelantungan di bawah atap dan tangannya dengan menggunakan peralatan berusaha menggedornya untuk dijebol sebagai jalan melarikan diri. Meski polisi bersenjata lengkap dalam posisi membidik para napi itu,mereka tidak serta merta menembaknya. Gedoran para napi yang berusaha menjebol atap seng itu terdengar keras. Drama para napi yang berusaha menjebol atap itu terlihat jelas saat petugas mengarahkan sorot senter ke atas langit-langit dan terlihat sejumlah pasang kaki napi bergelantungan. Hal itu terjadi di sela-sela aksi pembakaran dan pelemparan batu yang melibatkan ribuan napi dari dalam tembok penjara ke arah halaman dan jalan di sekitarnya. Petugas pada pagi harinya di antaranya mengevakuasi empat napi luka-luka dari dalam tembok penjara ke RS Polri di Jalan Trijata, Denpasar. (*)


Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026