Surabaya - Enam mahasiswa asing penerima beasiswa Darmasiswa yang usai belajar di Unair mengaku ingin kembali ke Indonesia sepulang ke negaranya.
"Saya berharap bisa kembali ke Indonesia, saya sangat mencintai Indonesia," kata mahasiswa asing asal Serbia, Jelena, saat 'farewell party' (pelepasan) mahasiswa asing di aula Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unair Surabaya, Selasa.
Dalam pidato perpisahan dengan Bahasa Indonesia dalam dialek Serbia, penyuka "sunset" di Indonesia itu mengaku belajar Bahasa Indonesia itu ternyata sulit.
"Saya akan belajar Bahasa Indonesia lagi di rumah saya," kata peserta Darmasiswa yang merupakan program beasiswa untuk belajar bahasa dan budaya Indonesia bagi mahasiswa asing itu.
Selain Jelena, mahasiswa asing lainnya adalah Mihai, Andra dan Andrea dari Rumania, serta Ponlanat Chanphum dari Thailand. Mereka mengikuti program Darmasiswa selama enam bulan.
Perasaan yang sama juga dikemukakan Mihai dari Rumania yang juga merasa tidak ingin meninggalkan Indonesia.
"Darmasiswa is good program for me, because I have not yet gone to Indonesia. Indonesia is good country, and I like the culture and the food," katanya.
Mihai mengaku program Darmasiswa sangat penting diadakan untuk pelajar asing. Dia sangat terharu karena hampir selama enam bulan berteman dengan orang Indonesia yang ramah, rendah hati, lucu dan setia.
Dia juga sempat belajar Karawitan di Fakultas Ilmu Budaya bersama teman-teman penerima beasiswa lainnya. Dia juga sangat menyukai Nasi Goreng dan Soto Ayam di Surabaya.
Menurut salah seorang staf pengelola program Darmasiswa di Unair, Jalal, Darmasiswa memiliki dua program, yakni enam bulanan dan satu tahunan.
"Penerima beasiswa akan diajari budaya dan bahasa Indonesia. Saat ini Surabaya memiliki empat tempat yang ditugasi menangani pelajar beasiswa Darmasiswa, yakni Unair, Unesa, ITS, dan Universitas Kristen Petra," katanya. (*)
Editor : Akhmad Munir
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.