Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan dalam pelaksanaan privatisasi perusahaan milik negara tidak akan lagi menggunakan metode atau penjualan strategis kepada pihak asing. "Penjualan saham BUMN kepada pihak asing sudah di stop. Sudah tidak jamannya lagi menjual saham atau aset BUMN kepada asing," kata Dahlan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin. Menurut Dahlan, saat privatisi Kementerian BUMN hanya menyetujui privatisasi melalui pola pelepasan saham perdana kepada publik (IPO). "Jika asing masuk melalui pasar saham tidak masalah, tetapi penjualan langsung (strategic sales) kepada asing jangan sampai terjadi lagi," ujarnya. Ia mencontohkan, pengalaman buruk dalam mengelola BUMN adalah ketika pemerintah dan DPR menyetujui penjualan saham Indosat kepada Singapura yang mengakibatkan kepemilikan saham pemerintah di perusahaan itu kurang dari 15 persen. "Ini tidak akan terjadi lagi. Dulu alasannya melepas saham di Indosat untuk menambal APBN. Ya...saya memaklumi karena krisis harus dicarikan jalan keluar ketika itu. Tapi sekarang fenomena itu sudah tidak akan ada lagi,' tegasnya. (*)


Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026